Saat membaca manga atau menonton anime, Anda pasti sering melihat kata seperti ドキドキ, ワクワク, キラキラ, atau ガーン. Itu adalah onomatope, salah satu ciri paling ekspresif dalam bahasa Jepang.

Yang menarik: onomatope Jepang tidak hanya meniru suara nyata (seperti gonggongan anjing), tapi juga menggambarkan perasaan, tekstur, dan suasana.

Artikel ini adalah gerbang dasar agar Anda:

  1. Mengenali jenis onomatope utama.
  2. Memahami pola pemakaian dalam kalimat.
  3. Mulai memakai onomatope secara natural dalam percakapan.

Untuk pendalaman daftar kata yang jauh lebih luas, lanjutkan ke Panduan Onomatope Lengkap.


1. Dua Jenis Onomatope Utama

JenisIstilah JepangFungsiContoh
Giongo擬音語(ぎおんご)tiruan suara yang bisa didengarワンワン, ザーザー
Gitaigo擬態語(ぎたいご)tiruan keadaan/perasaanドキドキ, しーん

Perbedaan inti

  1. Giongo lebih dekat ke SFX/suara fisik.
  2. Gitaigo sering mengekspresikan “rasa” yang tidak punya suara literal.

Contoh 1 (giongo)
(あめ) がザーザー() っている。
(Ame ga zaazaa futte iru.)
Hujan turun deras berisik.

Contoh 2 (gitaigo)
試験(しけん) (まえ) でドキドキする。
(Shiken no mae de dokidoki suru.)
Saya deg-degan sebelum ujian.


2. Kategori Onomatope yang Paling Berguna

2a. Emosi dan kondisi mental

OnomatopeNuansa
ワクワクantusias/bersemangat
ドキドキdeg-degan
イライラkesal/frustrasi
ニコニコtersenyum cerah
ウキウキceria, hati ringan

Contoh 3
旅行(りょこう) 前日(ぜんじつ) はワクワクする。
(Ryokou no zenjitsu wa wakuwaku suru.)
Sehari sebelum perjalanan saya excited.

Contoh 4
渋滞(じゅうたい) でイライラしてしまった。
(Juutai de iraira shite shimatta.)
Saya jadi kesal karena macet.

2b. Suara lingkungan

OnomatopeSumber
ワンワンanjing menggonggong
ニャーkucing mengeong
リンリンbunyi bel/telepon
ゴロゴロgemuruh/guntur
バタンbunyi menutup keras

Contoh 5
(いぬ) がワンワン() いている。
(Inu ga wanwan naite iru.)
Anjingnya menggonggong.

2c. Tekstur dan kondisi fisik

OnomatopeArti
ふわふわlembut/fluffy
べたべたlengket
さらさらhalus/enteng mengalir
ぺらぺらlancar bicara
ぴかぴかberkilau/bersih sekali

Contoh 6
このパンはふわふわしていておいしい。
(Kono pan wa fuwafuwa shite ite oishii.)
Roti ini fluffy dan enak.

Contoh 7
(かれ) 日本語(にほんご) がぺらぺらだ。
(Kare wa Nihongo ga perapera da.)
Dia fasih bahasa Jepang.


3. Pola Kalimat Onomatope

Onomatope sering masuk ke pola berikut:

PolaFungsiContoh
ONO + するmerasakan/melakukan keadaanドキドキする
ONO + と + Vadverbial nuansa aksiにこにこと(わら)
ONO + な + Nmodifier noun (na)ふわふわな(ぬの)
ONO + の + Nmodifier noun (no)ぴかぴかの(くつ)

Contoh 8
子供(こども) がにこにこと(わら) っている。
(Kodomo ga nikoniko to waratte iru.)
Anak itu tersenyum ceria.

Contoh 9
ぴかぴかの(くるま) ですね。
(Pikapika no kuruma desu ne.)
Mobilnya kinclong sekali ya.


4. Onomatope dalam Manga dan Percakapan Nyata

Di manga, onomatope sering muncul sebagai efek latar. Di percakapan, pemakaiannya lebih selektif.

BentukDi mangaDi percakapan
ガーンsangat seringdipakai untuk efek dramatik
しーんuntuk keheningancukup umum secara santai
キラキラefek visualdipakai untuk pujian/nuansa lucu

Contoh penggunaan santai

Contoh 10
会話(かいわ) がしーんとなった。
(Kaiwa ga shiin to natta.)
Obrolannya tiba-tiba hening.

Contoh 11
彼女(かのじょ) () がキラキラしていた。
(Kanojo no me ga kirakira shite ita.)
Matanya berbinar-binar.


5. Perbedaan Nuansa yang Sering Tertukar

5a. ワクワク vs ドキドキ

KataRasa dominan
ワクワクantusias positif
ドキドキtegang/berdebar (bisa positif atau cemas)

Contoh 12
(はじ) めて 日本(にほん) () くので、ワクワクしている。
(Hajimete Nihon e iku node, wakuwaku shite iru.)
Karena pertama kali ke Jepang, saya sangat antusias.

Contoh 13
面接(めんせつ) (まえ) でドキドキしている。
(Mensetsu no mae de dokidoki shite iru.)
Saya deg-degan sebelum wawancara.

5b. ぺらぺら vs すらすら

  1. ぺらぺら: fasih bicara.
  2. すらすら: lancar (membaca/menulis/berjalan tanpa macet).

Contoh 14
(かれ) 英語(えいご) をぺらぺら(はな) す。
(Kare wa Eigo o perapera hanasu.)
Dia fasih berbicara Inggris.

Contoh 15
漢字(かんじ) をすらすら() めるようになった。
(Kanji o surasura yomeru you ni natta.)
Saya jadi bisa membaca kanji dengan lancar.


6. Dialog Mini

Dialog 1: Menjelang ujian

A: 明日(あした) 試験(しけん) 、どう?
(Ashita no shiken, dou?)
Gimana ujian besok?

B: ドキドキしてる。でも、ちょっとワクワクもしてる。
(Dokidoki shiteru. Demo, chotto wakuwaku mo shiteru.)
Deg-degan. Tapi juga sedikit excited.

A: いいね。() わったらすっきりするよ。
(Ii ne. Owattara sukkiri suru yo.)
Bagus tuh. Nanti habis ujian rasanya lega kok.

Dialog 2: Di kafe

A: このケーキ、ふわふわでおいしそう!
(Kono keeki, fuwafuwa de oishisou!)
Kue ini fluffy dan kelihatan enak!

B: ほんとだ。コーヒーの(かお) りもふわっとしてるね。
(Honto da. Koohii no kaori mo fuwatto shiteru ne.)
Iya. Aroma kopinya juga lembut banget.

A: 写真(しゃしん) () ると、きらきら() える。
(Shashin o toru to, kirakira mieru.)
Kalau difoto, keliatan berkilau.


7. Kesalahan Umum ⚠️

❌ Salah✅ BenarPenjelasan
ワクワクだ (tanpa konteks sifat)ワクワクするBanyak onomatope emosi lebih natural dengan する
ぺらぺら() すらすら() ぺらぺら untuk bicara, すらすら untuk kelancaran baca/tulis
おいしいそう (maksud kelihatan enak)おいしそうBentuk appearance そう harus stem
にこにこ(わら) にこにこと(わら) Banyak onomatope adverbial pakai
ざあざあな(あめ)ざあざあ() (あめ)Tidak semua onomatope cocok langsung jadi modifier
ドキドキ() ドキドキしながら() Bentuk transisi perlu konektor yang natural

8. Latihan JLPT Mini (10 Soal)

Soal 1
Terjemahkan: “Saya excited untuk perjalanan besok.”

Jawaban: 明日(あした) 旅行(りょこう) がワクワクします。
Alasan: Emosi positif -> ワクワクする.

Soal 2
Isi: 面接(めんせつ) (まえ) で___しています。 (deg-degan)

Jawaban: ドキドキ
Alasan: Ketegangan/berdebar.

Soal 3
Pilih yang tepat untuk “fasih bicara Jepang”:
A. 日本語(にほんご) がぺらぺら
B. 日本語(にほんご) がぴかぴか

Jawaban: A
Alasan: ぺらぺら untuk kefasihan bahasa.

Soal 4
Terjemahkan: “Kucing itu mengeong-ngeong.”

Jawaban: (ねこ) がニャーニャー() いている。
Alasan: Giongo suara hewan.

Soal 5
Isi: その() はにこにこ___。 (tersenyum)

Jawaban:(わら) っている
Alasan: Pola adverbial umum.

Soal 6
Terjemahkan: “Meja bergoyang karena gempa.”

Jawaban: 地震(じしん) (つくえ) がガタガタ() れた。
Alasan: Onomatope getaran.

Soal 7
Pilih makna しーん:
A. ramai sekali
B. hening mendadak

Jawaban: B
Alasan: しーん menggambarkan keheningan.

Soal 8
Terjemahkan: “Sepatunya berkilau.”

Jawaban: (くつ) がぴかぴかだ。
Alasan: Tekstur visual bersih/berkilau.

Soal 9
Perbaiki: おいしいそうなケーキ

Jawaban: おいしそうなケーキ
Alasan: Stem + そう.

Soal 10
Buat satu kalimat dengan イライラ + する.

Jawaban contoh: 渋滞(じゅうたい) でイライラする。
Alasan: Emosi frustrasi.


9. Checklist Pemakaian Cepat

Sebelum memakai onomatope, cek:

  1. Apakah ini suara nyata atau keadaan/perasaan?
  2. Pola yang dipakai する, と + V, な + N, atau の + N?
  3. Apakah kata ini umum di percakapan, atau lebih gaya manga?
  4. Apakah ada padanan yang lebih natural untuk konteks formal?

Checklist ini menjaga kalimat tetap alami dan tidak “berlebihan anime” dalam situasi formal.


10. Studi Kasus: Onomatope dalam Situasi Berbeda

Onomatope bisa sangat kuat, tapi harus disesuaikan konteks. Kata yang terdengar lucu di obrolan santai belum tentu cocok di presentasi formal.

Kasus A: Obrolan teman dekat

Dalam obrolan santai, onomatope membuat percakapan lebih hidup. Misalnya saat menceritakan suasana konser, perasaan menjelang ujian, atau reaksi saat melihat sesuatu yang mengejutkan. Di sini penggunaan kata seperti ワクワク, ドキドキ, ガーン terasa natural.

Kasus B: Kelas atau presentasi

Dalam konteks semi formal, onomatope tetap bisa dipakai, tetapi pilih yang umum dan mudah dipahami. Misalnya, gunakan ドキドキ untuk menggambarkan ketegangan atau しーん untuk keheningan mendadak. Hindari penggunaan berlebihan agar tidak terdengar terlalu dramatis.

Kasus C: Tulisan media sosial

Onomatope sangat populer di caption karena bisa menyampaikan emosi singkat. Namun tetap jaga agar pembaca yang belum terlalu familiar bahasa Jepang bisa mengikuti konteks. Kombinasikan onomatope dengan kalimat deskriptif sederhana agar pesan tetap jelas.

Kasus D: Komunikasi profesional

Dalam email kerja atau laporan, onomatope biasanya dipakai sangat terbatas. Jika ingin terdengar profesional, prioritaskan kata deskriptif standar. Onomatope bisa dipakai sesekali untuk efek naratif, tetapi jangan menjadi tulang punggung penjelasan.


11. Latihan Produksi Bertahap (7 Hari)

Supaya onomatope benar-benar aktif dalam komunikasi, gunakan latihan mingguan ini.

Hari 1: Emosi dasar

Pilih lima onomatope emosi. Tulis dua kalimat untuk masing-masing. Fokus pada pola ONO + する.

Hari 2: Suara lingkungan

Tulis sepuluh kalimat yang menggambarkan suara: hujan, kendaraan, hewan, pintu, alarm, dan keramaian. Ini membantu Anda membedakan giongo dari gitaigo secara praktis.

Hari 3: Tekstur dan visual

Buat paragraf pendek tentang makanan, pakaian, atau ruang kerja dengan onomatope tekstur. Contoh fokus: ふわふわ, さらさら, べたべた, ぴかぴか.

Hari 4: Dialog santai

Buat dialog delapan baris antara dua teman. Wajib ada minimal empat onomatope berbeda. Latihan ini melatih posisi onomatope agar tidak kaku.

Hari 5: Revisi gaya formal

Ambil dialog hari 4 lalu ubah menjadi versi lebih formal. Cek onomatope mana yang masih cocok dan mana yang perlu diganti kata deskriptif biasa.

Hari 6: Koreksi mandiri

Kelompokkan kesalahan:

  1. salah jenis onomatope,
  2. salah pola grammar,
  3. salah konteks register.

Model evaluasi seperti ini mempercepat peningkatan jauh lebih baik daripada menambah jumlah kata tanpa review.

Hari 7: Speaking 2 menit

Rekam cerita pendek tentang pengalaman Anda minggu ini dengan memasukkan minimal enam onomatope. Dengarkan ulang dan cek apakah semua kata dipakai pada konteks yang tepat.


12. Checklist Cepat Sebelum Memakai Onomatope

Saat akan memakai onomatope, tanyakan:

  1. Saya ingin menggambarkan suara, emosi, atau tekstur?
  2. Pola kalimat saya cocok dengan kata tersebut?
  3. Konteks ini santai atau formal?
  4. Kata ini umum dipahami atau terlalu niche?
  5. Apakah kalimat tetap jelas kalau pembaca belum akrab dengan onomatope?

Checklist ini membantu Anda tetap ekspresif tanpa mengorbankan kejelasan komunikasi.

Template latihan harian

Gunakan template berikut:

  1. 今日は___している。
  2. ___と___した。
  3. ___な___が好きだ。
  4. ___の___を見た。

Isi template dengan onomatope berbeda setiap hari. Dalam beberapa minggu, kosakata ekspresif Anda akan meningkat signifikan.


13. Recap Praktis untuk Pemakaian Spontan

Sebelum menutup materi, pegang tiga prinsip ini:

  1. Pilih onomatope berdasarkan fungsi (suara, emosi, tekstur), bukan asal terdengar keren.
  2. Pastikan pola grammar mendukung kata tersebut (する, と + V, な + N, の + N).
  3. Sesuaikan tingkat ekspresif dengan konteks sosial.

Latihan cepat 3 menit:

  1. sebutkan 3 onomatope emosi,
  2. sebutkan 3 onomatope suara,
  3. buat 3 kalimat spontan dari masing-masing kategori.

Jika Anda bisa melakukan latihan ini tanpa melihat catatan, fondasi onomatope dasar Anda sudah sangat baik untuk lanjut ke materi yang lebih luas.


14. Naik Level: Dari Mengenali ke Menulis Narasi

Setelah mengenal banyak onomatope, langkah berikutnya adalah mengubahnya menjadi alat bercerita. Banyak pelajar berhenti di tahap “tahu arti”, padahal kemampuan sebenarnya terlihat saat Anda bisa menempatkan onomatope secara natural di narasi pendek.

Tahap 1: Pilih tema emosi

Tentukan satu tema, misalnya “hari presentasi”, “perjalanan malam”, atau “menunggu hasil ujian”. Lalu pilih 4-6 onomatope yang paling relevan untuk menggambarkan suasana tema itu.

Tahap 2: Susun alur tiga bagian

Gunakan format sederhana:

  1. pembuka situasi,
  2. puncak emosi atau kejadian,
  3. penutup refleksi.

Di setiap bagian, masukkan minimal satu onomatope dengan pola grammar yang tepat. Dengan begitu, onomatope Anda tidak terasa tempelan, tetapi menjadi bagian alami dari alur cerita.

Tahap 3: Revisi dengan fokus kejelasan

Setelah narasi selesai, cek tiga hal:

  1. apakah kata onomatope sesuai fungsi (suara/emosi/tekstur)?
  2. apakah pola kalimatnya benar?
  3. apakah pembaca tetap paham meski tidak ahli onomatope?

Jika satu kata terasa terlalu berlebihan, ganti dengan opsi yang lebih umum. Prinsipnya: ekspresif, tetapi tetap komunikatif.

Latihan narasi singkat seperti ini sangat efektif untuk memperkuat speaking dan writing sekaligus. Dalam beberapa minggu, Anda akan lebih percaya diri memakai onomatope di percakapan nyata, bukan hanya saat mengerjakan soal.


Kosakata Baru

KanjiHiraganaRomajiArtiJenis
擬音語(ぎおんご)ぎおんごGiongoTiruan suaraIstilah
擬態語(ぎたいご)ぎたいごGitaigoTiruan keadaanIstilah
表現(ひょうげん)ひょうげんHyougenEkspresiKata benda
雰囲気(ふんいき)ふんいきFunikiSuasanaKata benda
感情(かんじょう)かんじょうKanjouEmosiKata benda
描写(びょうしゃ)びょうしゃByoushaPenggambaranKata benda/suru
効果(こうか)こうかKoukaEfekKata benda
語感(ごかん)ごかんGokanRasa kataKata benda
質感(しつかん)しつかんShitsukanTekstur/rasa permukaanKata benda
反応(はんのう)はんのうHannouReaksiKata benda/suru

Kesimpulan

  • Onomatope Jepang adalah alat penting untuk membuat bahasa lebih hidup dan ekspresif.
  • Bedakan giongo (suara nyata) dan gitaigo (keadaan/perasaan).
  • Pelajari pola pemakaian agar onomatope tidak terasa dipaksakan.
  • Fokus dulu pada kata-kata frekuensi tinggi seperti ワクワク, ドキドキ, ぺらぺら, しーん.
  • Untuk kosakata lanjutan dan daftar yang jauh lebih luas, lanjutkan ke Panduan Onomatope Lengkap.

🎉 Selamat, Anda Menyelesaikan Seri Tutorial Dasar-N3!

Ini adalah salah satu titik penting perjalanan belajar Anda. Dari hiragana-katakana sampai grammar menengah dan onomatope, fondasi Anda sudah jauh lebih kuat.

Lanjutkan langkah berikut:

  1. Perdalam sopan santun dan register profesional di Keigo.
  2. Latih reading dan vocab bertema JLPT di JLPT.
  3. Eksplorasi onomatope tingkat lanjut di Onomatope.

(つか) れさまでした。これからも 頑張(がんば) りましょう。
(Otsukaresama deshita. Korekara mo ganbarimashou.)
Kerja bagus. Mari lanjut konsisten belajar.

Artikel Sebelumnya: ← Percakapan: Transportasi

Artikel Sebelumnya: ← Percakapan Transportasi & Arah dalam Bahasa Jepang
Artikel Selanjutnya: Indonesia vs Jepang →