Dalam bahasa Indonesia, “ibu” tetap “ibu” di hampir semua situasi. Dalam bahasa Jepang, penyebutan anggota keluarga bergantung pada siapa yang dibicarakan dan siapa lawan bicara Anda.

Kunci utamanya adalah konsep:

  1. (うち) (uchi) -> kelompok “dalam” (keluarga/kelompok sendiri)
  2. (そと) (soto) -> kelompok “luar” (orang lain/keluarga orang lain)

Karena itu, untuk satu hubungan keluarga bisa ada dua istilah berbeda. Memahami konsep ini bukan cuma soal kosakata, tapi juga budaya sopan santun Jepang.


1. Tabel Inti: Keluarga Sendiri vs Keluarga Orang Lain

HubunganUntuk keluarga sendiri (uchi)Untuk keluarga orang lain (soto)
Ayah(ちち)(とう) さん
Ibu(はは)(かあ) さん
Kakak laki-laki(あに)(にい) さん
Kakak perempuan(あね)(ねえ) さん
Adik laki-laki(おとうと)(おとうと) さん
Adik perempuan(いもうと)(いもうと) さん
Suami(おっと) / 主人(しゅじん) 主人(しゅじん)
Istri(つま)(おく) さん
Keluarga家族(かぞく) 家族(かぞく)

Catatan: untuk pasangan (suami/istri), pilihan istilah bisa berubah tergantung usia, formalitas, dan gaya pribadi.


2. Aturan Emas Pemakaian

2a. Saat bicara tentang keluarga Anda ke orang lain

Gunakan bentuk “uchi” (tanpa honorifik berlebihan).

Contoh 1
(はは) 看護師(かんごし) です。
(Haha wa kangoshi desu.)
Ibu saya perawat.

Contoh 2
(あに) 大阪(おおさか) () んでいます。
(Ani wa Oosaka ni sunde imasu.)
Kakak laki-laki saya tinggal di Osaka.

2b. Saat bicara tentang keluarga lawan bicara

Gunakan bentuk “soto” yang lebih sopan.

Contoh 3
(かあ) さんはお 元気(げんき) ですか。
(Okaasan wa ogenki desu ka.)
Ibu Anda sehat?

Contoh 4
(にい) さんは(なに) をしていますか。
(Oniisan wa nani o shite imasu ka.)
Kakak laki-laki Anda bekerja apa?


3. Panggilan di Rumah vs Saat Presentasi ke Orang Lain

Ini bagian yang sering membingungkan pemula.

SituasiBentuk yang lazim
Memanggil ayah di rumah(とう) さん / パパ
Membicarakan ayah sendiri ke rekan kerja(ちち)
Memanggil kakak di rumah(ねえ) ちゃん
Membicarakan kakak sendiri ke dosen(あね)

Contoh kontras

Contoh 5 (di rumah)
(かあ) さん、 手伝(てつだ) って。
(Okaasan, tetsudatte.)
Bu, tolong bantu dong.

Contoh 6 (ke orang lain)
(はは) 料理(りょうり) (つく) りました。
(Haha ga ryouri o tsukurimashita.)
Ibu saya memasak.


4. Keluarga Besar dan Kerabat

4a. Kosakata kerabat utama

HubunganIstilah umum
Kakek祖父(そふ) / お(じい) さん
Nenek祖母(そぼ) / お(ばあ) さん
Paman叔父(おじ) / おじさん
Bibi叔母(おば) / おばさん
Sepupu従兄弟(いとこ)
Cucu(まご)

4b. Catatan kanji paman/bibi

Dalam kanji, 叔父 biasanya untuk paman yang lebih muda dari orang tua Anda, 伯父 untuk yang lebih tua. Dalam percakapan sehari-hari, banyak orang cukup pakai おじさん secara fonetik.


5. Konsep Budaya: Rendah Hati terhadap Kelompok Sendiri

Kenapa keluarga sendiri sering disebut dengan bentuk “lebih plain” seperti (ちち) dan (はは) ?

Karena dalam budaya Jepang, saat berbicara dengan pihak luar, kita cenderung:

  1. merendahkan kelompok sendiri,
  2. meninggikan kelompok lawan bicara.

Ini bukan berarti tidak sopan ke keluarga sendiri, justru ini bentuk kesopanan sosial dalam komunikasi lintas kelompok.


6. Dialog Mini

Dialog 1: Perkenalan di kantor

A: 家族(かぞく) 何人(なんにん) ですか。
(Go-kazoku wa nannin desu ka.)
Keluarga Anda ada berapa orang?

B: 四人(よにん) です。(ちち) (はは) (いもうと) (わたし) です。
(Yonin desu. Chichi to haha to imouto to watashi desu.)
Empat orang: ayah, ibu, adik perempuan, dan saya.

A: そうですか。お(とう) さんはお 仕事(しごと) (なん) ですか。
(Sou desu ka. Otousan wa oshigoto wa nan desu ka.)
Begitu ya. Ayah Anda kerjanya apa?

Dialog 2: Di sekolah bahasa

Guru: 日本(にほん) 家族(かぞく) () んでいますか。
(Nihon de kazoku to sunde imasu ka.)
Di Jepang Anda tinggal dengan keluarga?

Murid: いいえ、 一人(ひとり) です。でも(あね) 東京(とうきょう) にいます。
(Iie, hitori desu. Demo ane ga Toukyou ni imasu.)
Tidak, saya tinggal sendiri. Tapi kakak perempuan saya ada di Tokyo.

Guru:(ねえ) さんに() いますか。
(Oneesan ni aimasu ka.)
Apakah Anda bertemu kakak perempuan Anda?

Murid: はい、(つき) 一回(いっかい) ぐらい() います。
(Hai, tsuki ni ikkai gurai aimasu.)
Ya, kira-kira sebulan sekali.


7. Kesalahan Umum ⚠️

❌ Salah✅ BenarPenjelasan
(わたし) のお(かあ) さんは…(はは) は…Bicara keluarga sendiri ke orang luar gunakan bentuk uchi
(とう) さん (untuk ayah sendiri saat presentasi formal)(ちち)Hindari honorifik ke kelompok sendiri dalam konteks ini
(あに) さん (saat bicara tentang kakak sendiri ke klien)(あに)Prinsip sama: uchi form
(はは) さんはお 元気(げんき) ですか (untuk tanya ibu lawan bicara)(かあ) さんはお 元気(げんき) ですかUntuk lawan bicara gunakan bentuk sopan
家族(かぞく) です (untuk keluarga sendiri)家族(かぞく) です honorifik untuk keluarga orang lain
(つま) さん (umum, tanpa konteks)(つま) / (おく) さんPerlu pilih sesuai sudut pandang

8. Latihan JLPT Mini (10 Soal)

Soal 1
Terjemahkan: “Ayah saya bekerja di bank.”

Jawaban: (ちち) 銀行(ぎんこう) (はたら) いています。
Alasan: Bicara ayah sendiri ke orang lain -> (ちち) .

Soal 2
Terjemahkan: “Apakah ibu Anda sehat?”

Jawaban:(かあ) さんはお 元気(げんき) ですか。
Alasan: Keluarga lawan bicara -> bentuk sopan.

Soal 3
Isi: (わたし) の___は 大学生(だいがくせい) です。(kakak laki-laki saya)

Jawaban: (あに)
Alasan: Keluarga sendiri.

Soal 4
Pilih yang benar untuk bertanya ke teman tentang kakak perempuannya:
A. (あね) 元気(げんき)
B. お(ねえ) さんはお 元気(げんき) ですか。

Jawaban: B
Alasan: Bentuk sopan untuk keluarga lawan bicara.

Soal 5
Terjemahkan: “Keluarga saya lima orang.”

Jawaban: 家族(かぞく) 五人(ごにん) です。
Alasan: Keluarga sendiri tidak pakai ご.

Soal 6
Perbaiki: ご 家族(かぞく) 四人(よにん) です (maksud keluarga saya).

Jawaban: 家族(かぞく) 四人(よにん) です。
Alasan: 家族(かぞく) untuk keluarga orang lain.

Soal 7
Terjemahkan: “Saya tinggal bersama nenek saya.”

Jawaban: 祖母(そぼ) () んでいます。
Alasan: Keluarga sendiri -> bentuk plain.

Soal 8
Isi: お___さんは 何歳(なんさい) ですか。(kakek Anda)

Jawaban: (じい)
Alasan: Sapaan sopan untuk kakek lawan bicara.

Soal 9
Terjemahkan: “Kakak perempuan saya guru.”

Jawaban: (あね) 先生(せんせい) です。
Alasan: Keluarga sendiri.

Soal 10
Buat satu kalimat bertanya pekerjaan ayah lawan bicara.

Jawaban contoh:(とう) さんは(なん) のお 仕事(しごと) ですか。
Alasan: Bentuk sopan sesuai konteks sosial.


9. Studi Kasus Sosial: Kenapa Pemilihan Kata Penting

Kosakata keluarga bukan sekadar hafalan tabel. Topik ini menyentuh identitas, jarak sosial, dan cara kita menunjukkan respek.

Kasus A: Perkenalan formal

Saat perkenalan resmi, menyebut keluarga sendiri dengan bentuk uchi membuat Anda terdengar paham etika komunikasi Jepang. Jika Anda memakai bentuk honorifik untuk keluarga sendiri di situasi ini, kalimat mungkin tetap dimengerti, tapi bisa terdengar kurang natural.

Dalam komunikasi lintas budaya, detail semacam ini sering menjadi pembeda antara “paham bahasa” dan “paham cara pakai bahasa”.

Kasus B: Obrolan dengan teman

Di lingkungan sangat santai, variasi pemakaian bisa lebih longgar. Namun untuk pembelajar, memakai pola baku dulu jauh lebih aman. Setelah fondasi kuat, Anda bisa mengamati variasi regional atau gaya personal.

Kasus C: Email atau presentasi

Pada format tertulis, ketepatan bentuk biasanya lebih diperhatikan. Jika Anda menulis laporan atau profil diri, gunakan istilah uchi saat menyebut keluarga sendiri. Untuk menanyakan keluarga pembaca atau mitra, gunakan bentuk soto yang sopan.

Kasus D: Konteks pekerjaan layanan

Di bidang layanan pelanggan, kesalahan menyebut keluarga lawan bicara bisa terasa sensitif. Karena itu, pola honorifik sangat penting untuk menjaga kesan profesional dan menghormati pelanggan.


10. Latihan Produksi Bertahap (7 Hari)

Agar topik ini tidak berhenti di teori, lakukan latihan mingguan berikut.

Hari 1: Hafalan inti

Hafalkan 10 pasang inti uchi-soto (ayah, ibu, kakak, adik, pasangan). Baca keras dua kali sehari.

Hari 2: Kalimat deskripsi keluarga sendiri

Tulis 10 kalimat tentang keluarga Anda menggunakan bentuk uchi. Contoh topik: pekerjaan, hobi, tempat tinggal, kebiasaan, usia.

Hari 3: Kalimat pertanyaan sopan

Tulis 10 pertanyaan tentang keluarga lawan bicara menggunakan bentuk soto. Fokus ke pola tanya yang sopan dan natural.

Hari 4: Dialog dua arah

Buat dialog 8-10 baris antara dua orang yang baru berkenalan. Dialog harus memuat:

  1. pertanyaan tentang keluarga lawan bicara,
  2. jawaban tentang keluarga sendiri,
  3. respon sopan.

Hari 5: Perpindahan konteks

Tulis dua versi percakapan:

  1. versi formal (kantor/sekolah),
  2. versi santai (teman dekat).

Bandingkan bagaimana pilihan istilah berubah.

Hari 6: Koreksi mandiri

Cek tulisan hari 1-5 dan tandai:

  1. salah memilih uchi/soto,
  2. salah honorifik,
  3. kalimat kurang natural.

Proses evaluasi ini sangat membantu mengurangi error berulang.

Hari 7: Simulasi speaking

Rekam 2 menit self-introduction yang memuat informasi keluarga. Lalu rekam lagi versi kedua seolah Anda sedang bertanya pada orang lain. Tujuannya melatih pergantian perspektif dengan lancar.


11. Checklist 5 Detik Saat Bingung Memilih Istilah

Sebelum bicara, tanyakan:

  1. Ini keluarga saya atau keluarga lawan bicara?
  2. Situasinya formal atau santai?
  3. Saya sedang memanggil langsung, atau membicarakan ke pihak ketiga?
  4. Perlu bentuk netral, sopan, atau sangat sopan?
  5. Apakah kalimat ini berpotensi menyinggung jika terlalu kasual?

Jika lima pertanyaan ini dijawab cepat, Anda akan jauh lebih aman dalam situasi sosial nyata.

Template latihan

Gunakan template berikut dengan berbagai anggota keluarga:

  1. Keluarga saya: “___ は ___ です。”
  2. Bertanya keluarga lawan bicara: “お___さんは ___ ですか。”
  3. Menjawab sopan: “はい、___ です。”
  4. Menambahkan detail: “___ に住んでいます。”

Ulangi template ini dengan 10 kombinasi berbeda setiap minggu untuk mempercepat refleks komunikasi.


12. Simulasi Percakapan Lintas Situasi

Agar kosakata keluarga benar-benar terasa natural, Anda perlu latihan dalam konteks yang berbeda. Berikut tiga simulasi yang bisa Anda ulangi secara berkala.

Simulasi A: Perkenalan profesional

Bayangkan Anda sedang networking event. Saat menjawab pertanyaan tentang keluarga, gunakan bentuk uchi yang netral. Saat balik bertanya ke lawan bicara, beralih ke bentuk soto yang sopan. Pergantian ini adalah inti skill yang diuji di komunikasi nyata.

Latihan sederhana:

  1. tulis jawaban tentang keluarga Anda (3 kalimat),
  2. tulis pertanyaan sopan tentang keluarga lawan bicara (3 kalimat),
  3. baca keduanya secara bergantian.

Simulasi B: Obrolan santai

Dalam situasi santai, Anda tetap bisa mempertahankan pola benar sambil menjaga gaya natural. Fokus utama di sini adalah kelancaran pergantian perspektif. Jika Anda bisa berpindah dari “keluarga saya” ke “keluarga kamu” tanpa berhenti berpikir lama, berarti fondasi Anda sudah kuat.

Simulasi C: Format tertulis

Saat menulis email atau profil diri, ketepatan istilah biasanya lebih terasa. Gunakan latihan berikut:

  1. tulis paragraf profil keluarga (versi formal),
  2. tulis paragraf percakapan ke teman (versi santai),
  3. bandingkan pilihan katanya.

Perbandingan ini membantu Anda memahami bahwa ketepatan register sama pentingnya dengan ketepatan kosakata.

Target evaluasi mingguan

Anda dinyatakan “aman” pada topik ini jika:

  1. tidak lagi tertukar antara uchi dan soto pada kalimat dasar,
  2. bisa membuat 10 pertanyaan sopan tentang keluarga lawan bicara,
  3. bisa menceritakan keluarga sendiri selama 1 menit tanpa salah istilah utama.

Dengan target konkret seperti ini, progres Anda lebih mudah dipantau dari minggu ke minggu.


13. Skenario Formal: Telepon dan Email

Di dunia nyata, topik keluarga sering muncul saat perkenalan profesional, wawancara, atau obrolan awal dengan klien. Bagian ini melatih Anda menjaga akurasi istilah sambil tetap terdengar natural.

Skenario A: Telepon dengan rekan baru

Tujuan utama Anda adalah membedakan “keluarga saya” dan “keluarga Anda” tanpa tertukar.

Alur latihan:

  1. buka percakapan dengan salam formal,
  2. ceritakan keluarga sendiri dengan bentuk uchi netral,
  3. beralih bertanya tentang keluarga lawan bicara dengan bentuk hormat,
  4. tutup percakapan dengan ucapan terima kasih.

Jika Anda sanggup melakukan alur ini tanpa pause panjang, berarti pemahaman uchi-soto Anda sudah masuk tahap operasional.

Skenario B: Email perkenalan singkat

Dalam email, kesalahan istilah biasanya lebih terlihat karena pembaca bisa membaca ulang. Karena itu, latihan tertulis penting untuk memperkuat ketepatan register.

Gunakan struktur berikut:

  1. kalimat pembuka formal,
  2. informasi keluarga Anda secara ringkas,
  3. pertanyaan sopan tentang keluarga penerima,
  4. penutup formal.

Setelah menulis, lakukan cek akhir:

  1. apakah istilah keluarga sendiri sudah non-honorifik?
  2. apakah istilah keluarga lawan bicara sudah honorifik?
  3. apakah nada keseluruhan konsisten formal?

Latihan telepon dan email secara bergantian akan membuat Anda lebih percaya diri saat topik keluarga muncul mendadak dalam komunikasi nyata.


Kosakata Baru

KanjiHiraganaRomajiArtiJenis
(うち)うちUchiKelompok dalamIstilah budaya
(そと)そとSotoKelompok luarIstilah budaya
親族(しんぞく)しんぞくShinzokuKerabatKata benda
敬称(けいしょう)けいしょうKeishouSapaan hormatKata benda
謙遜(けんそん)けんそんKensonMerendahKata benda/suru
祖父(そふ)そふSofuKakekKata benda
祖母(そぼ)そぼSoboNenekKata benda
従兄弟(いとこ)いとこItokoSepupuKata benda
配偶者(はいぐうしゃ)はいぐうしゃHaiguushaPasangan (suami/istri)Kata benda
家族構成(かぞくこうせい)かぞくこうせいKazoku kouseiKomposisi keluargaKata benda

Kesimpulan

  • Kosakata keluarga Jepang mengikuti logika uchi-soto.
  • Bentuk untuk keluarga sendiri dan keluarga orang lain bisa berbeda.
  • Kesalahan paling umum adalah memakai honorifik untuk keluarga sendiri saat berbicara ke pihak luar.
  • Menguasai topik ini sangat membantu untuk perkenalan diri, percakapan kantor, dan ujian speaking.

Artikel Sebelumnya: ← Satuan Hitung
Artikel Selanjutnya: Percakapan: Belanja & Restoran →