どんぐりの背比べ (Donguri no Sekurabe)

どんぐりの 背比(せくら) べ Romaji: Donguri no Sekurabe Arti: Membanding-bandingkan tinggi buah ek (acorn). (Menggambarkan situasi di mana beberapa orang atau benda memiliki kualitas atau kemampuan yang hampir sama rata dan tidak ada yang benar-benar menonjol; biasanya digunakan untuk merendahkan atau menyindir). Makna & Penjelasan Tidak ada perbedaan yang berarti di antara para peserta. Peribahasa ini digunakan untuk mengkritik sebuah persaingan atau perbandingan di mana semua yang terlibat sebenarnya berada pada level yang sama (biasanya level menengah atau rendah). Jadi, memperdebatkan siapa yang “lebih baik” di antara mereka hanyalah kesia-siaan karena perbedaannya sangat tipis dan tidak signifikan. ...

1 Februari 2026 · 3 menit · 515 kata · sepTN

一石二鳥 (Isseki Nichou)

一(いっ) 石(せき) 二(に) 鳥(ちょう) Romaji: Isseki Nichou Arti: Satu batu, dua burung. (Mendapatkan dua keuntungan sekaligus dengan satu tindakan). Makna & Penjelasan Melakukan satu hal tetapi mendapatkan dua hasil positif sekaligus. Ini adalah Yojijukugo (idiom empat karakter) yang sangat populer dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari maupun bisnis untuk menggambarkan efisiensi. Sama persis dengan peribahasa Indonesia “Sambil menyelam minum air” atau “Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui”. Asal-Usul (Yurai) Peribahasa ini berasal dari ungkapan bahasa Inggris “To kill two birds with one stone” yang diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang pada zaman Meiji. Awalnya menggambarkan seseorang yang melempar satu batu lalu secara kebetulan atau karena keahliannya berhasil menjatuhkan dua ekor burung sekaligus. ...

1 Februari 2026 · 3 menit · 486 kata · sepTN

三日坊主 (Mikka Bouzu)

三(みっ) 日(か) 坊(ぼう) 主(ず) Romaji: Mikka Bouzu Arti: Biksu tiga hari. (Seseorang yang cepat menyerah atau tidak konsisten dalam melakukan sesuatu yang baru saja ia mulai). Makna & Penjelasan Kegagalan dalam mempertahankan kebiasaan baru karena kurangnya ketekunan. Peribahasa ini digunakan untuk mengejek atau memberikan peringatan kepada orang yang memiliki semangat tinggi di awal (seperti saat membuat resolusi tahun baru), namun semangatnya cepat padam hanya dalam hitungan hari. Ini adalah kebalikan dari semangat Keizoku wa Chikara nari (Konsistensi adalah kekuatan). ...

1 Februari 2026 · 2 menit · 398 kata · sepTN

二兎を追う者は一兎をも得ず (Nito O Ou Mono Wa Itto Mo Ezu)

二兎(にと) を 追(お) う 者(もの) は 一兎(いっと) をも 得(え) ず Romaji: Nito O Ou Mono Wa Itto Mo Ezu Arti: Orang yang mengejar dua ekor kelinci tidak akan mendapatkan satu kelinci pun. (Jika Anda mencoba melakukan dua hal besar secara bersamaan, kemungkinan besar keduanya akan berakhir dengan kegagalan). Makna & Penjelasan Pentingnya fokus dan prioritas dalam mencapai tujuan. Peribahasa ini merupakan peringatan terhadap sifat serakah atau keinginan untuk mendapatkan segalanya dalam satu waktu tanpa mempertimbangkan keterbatasan energi dan waktu. Jika perhatian kita terbagi, hasil dari masing-masing pekerjaan tersebut tidak akan maksimal. Kita diajarkan untuk menyelesaikan satu hal dengan baik sebelum beralih ke hal lainnya. ...

1 Februari 2026 · 3 menit · 540 kata · sepTN

以心伝心 (Ishin Denshin)

以(い) 心(しん) 伝(でん) 心(しん) Romaji: Ishin Denshin Arti: Dari hati ke hati. (Komunikasi atau pemahaman timbal balik yang terjadi tanpa menggunakan kata-kata; memahami pikiran orang lain hanya melalui perasaan atau intuisi). Makna & Penjelasan Memahami maksud seseorang hanya dengan melihat atau merasakan kehadirannya. Ini adalah Yojijukugo yang menggambarkan hubungan yang sangat erat, seperti antara pasangan suami istri yang sudah lama hidup bersama, atau antara seorang guru dan muridnya. Dalam budaya Jepang yang cenderung tidak langsung (indirect), kemampuan untuk membaca situasi dan perasaan orang lain tanpa harus diucapkan secara verbal (Kuuki o yomu) sangat dihargai, dan Ishin Denshin adalah bentuk tertingginya. ...

1 Februari 2026 · 2 menit · 422 kata · sepTN

光陰矢の如し (Kouin Ya No Gotoshi)

光陰矢(こういんや) の 如(ごと) し Romaji: Kouin Ya No Gotoshi Arti: Waktu (hari dan bulan) berlalu laksana anak panah. (Waktu berjalan sangat cepat dan tidak akan pernah kembali lagi). Makna & Penjelasan Kesadaran akan betapa singkatnya waktu yang kita miliki. “ 光(こう) ” (cahaya) melambangkan Matahari (siang), dan “ 陰(いん) ” (bayangan) melambangkan Bulan (malam). Gabungan keduanya berarti “waktu” atau “hari-hari”. Peribahasa ini mengingatkan kita bahwa hidup ini sangat singkat dan waktu yang sudah lewat tidak bisa diputar kembali, sehingga kita harus menghargai setiap momen dan tidak menyia-nyiakan masa muda. ...

1 Februari 2026 · 3 menit · 432 kata · sepTN

出る杭は打たれる (Deru Kui Wa Utareru)

出(で) る 杭(くい) は 打(う) たれる Romaji: Deru Kui Wa Utareru Arti: Paku yang menonjol akan dipukul. (Orang yang terlalu menonjol/berbeda akan mendapat kritikan atau gangguan). Makna & Penjelasan Orang yang memiliki bakat atau kemampuan luar biasa sering kali memicu kecemburuan atau gangguan dari orang lain. Selain itu, peribahasa ini juga bermakna bahwa orang yang bertindak lancang atau terlalu maju akan mendapatkan sanksi dari sekitarnya. Ini mencerminkan budaya Jepang yang sangat menghargai harmoni dan keseragaman kelompok, di mana menjadi “berbeda” sering kali dianggap sebagai gangguan. ...

1 Februari 2026 · 3 menit · 499 kata · sepTN

勝って兜の緒を締めよ (Katte Kabuto no O o Shimeyo)

勝(か) って 兜(かぶと) の 緒(お) を 締(し) めよ Romaji: Katte Kabuto no O o Shimeyo Arti: Setelah menang, kencangkanlah tali helm-mu. (Jangan lengah atau menjadi sombong setelah meraih kesuksesan, karena bahaya bisa datang kapan saja). Makna & Penjelasan Kita harus tetap waspada meskipun baru saja meraih kemenangan. Peribahasa ini mengajarkan bahwa saat-saat setelah sukses adalah waktu yang paling berbahaya karena orang cenderung bersantai, kehilangan konsentrasi, dan menjadi arogan. Di saat itulah musuh atau masalah baru seringkali muncul. Ini adalah peringatan bagi para pemimpin, atlet, maupun pelajar untuk terus menjaga disiplin dan kesiapan mental. ...

1 Februari 2026 · 3 menit · 493 kata · sepTN

十人十色 (Juunin Toiro)

十(じゅう) 人(にん) 十(じゅう) 色(いろ) Romaji: Juunin Toiro Arti: Sepuluh orang, sepuluh warna. (Setiap orang memiliki pemikiran, selera, dan kepribadian yang berbeda-beda). Makna & Penjelasan Kita harus menghargai perbedaan karena setiap individu itu unik. Angka “sepuluh” di sini mewakili “banyak orang”. Peribahasa ini mengajarkan bahwa seperti halnya warna yang bermacam-macam, manusia pun tidak ada yang benar-benar sama. Apa yang disukai satu orang belum tentu disukai orang lain, dan itu adalah hal yang wajar. ...

1 Februari 2026 · 2 menit · 375 kata · sepTN

善は急げ (Zen wa Isoge)

善(ぜん) は 急(いそ) げ Romaji: Zen wa Isoge Arti: Segeralah lakukan hal-hal baik. (Jika Anda berpikir untuk melakukan sesuatu yang baik atau benar, segera lakukanlah tanpa menunda-nunda agar kesempatan itu tidak hilang). Makna & Penjelasan Jangan menangguhkan niat baik. Seringkali kita memiliki niat untuk membantu orang lain, mulai belajar, atau melakukan perubahan positif, namun kita sering tergoda untuk menundanya. Peribahasa ini mengingatkan bahwa “besok” belum tentu datang, dan semangat kita untuk melakukan kebaikan bisa memudar jika tidak segera dieksekusi. ...

1 Februari 2026 · 2 menit · 419 kata · sepTN

好きこそ物の上手なれ (Suki Koso Mono No Jouzu Nare)

好(す) きこそ 物(もの) の 上手(じょうず) なれ Romaji: Suki Koso Mono No Jouzu Nare Arti: Kesukaan itulah yang membuat seseorang mahir dalam suatu hal. (Seseorang akan lebih cepat menguasai dan menjadi ahli dalam bidang yang benar-benar ia sukai, karena rasa suka akan memicu ketekunan tanpa merasa lelah). Makna & Penjelasan Minat dan hasrat adalah modal terbesar dalam belajar. Peribahasa ini merupakan dorongan bagi siapa pun yang ingin menguasai suatu keahlian. Jika kita menyukai apa yang kita kerjakan, kita akan rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk berlatih tanpa merasa terbebani. Sebaliknya, bakat sebesar apa pun akan kalah dengan orang yang memiliki rasa cinta mendalam terhadap pekerjaannya. ...

1 Februari 2026 · 3 menit · 548 kata · sepTN

安物買いの銭失い (Yasumonogai no Zeniushinai)

安物買(やすものか) いの 銭失(ぜにうしな) い Romaji: Yasumonogai no Zeniushinai Arti: Membeli barang murah justru kehilangan uang. (Keinginan untuk berhemat dengan membeli barang murah seringkali berujung pada kerugian karena barang tersebut berkualitas rendah dan cepat rusak). Makna & Penjelasan Membeli barang karena harganya yang murah acapkali merupakan pemborosan terselubung. Peribahasa ini merupakan peringatan bahwa kualitas seringkali berbanding lurus dengan harga. Jika kita membeli barang murah yang kualitasnya buruk, kita mungkin harus mengeluarkan uang lagi untuk memperbaikinya atau membeli barang baru dalam waktu singkat. Pada akhirnya, total pengeluaran kita justru melampaui harga barang yang lebih mahal namun berkualitas tinggi. ...

1 Februari 2026 · 2 menit · 426 kata · sepTN

情けは人のためならず (Nasake Wa Hito No Tame Narazu)

情(なさ) けは 人(ひと) のためならず Romaji: Nasake Wa Hito No Tame Narazu Arti: Kebaikan (kasih sayang) itu bukan dilakukan demi orang lain (saja). (Berbuat baik kepada orang lain pada akhirnya akan membawa kebaikan kembali kepada diri kita sendiri). Makna & Penjelasan Hukum tabur-tuai dalam hal kebajikan. Banyak orang salah mengartikan peribahasa ini sebagai: “Jangan terlalu baik karena itu tidak bagus untuk orang tersebut.” Namun, makna aslinya justru sangat positif. Melakukan kebaikan tidak pernah sia-sia; kebaikan yang kita pancarkan ke luar akan “berputar” dan kembali kepada kita di masa depan, entah dalam bentuk kebahagiaan batin maupun bantuan dari orang lain saat kita membutuhkannya. ...

1 Februari 2026 · 3 menit · 468 kata · sepTN

損して得取れ (Son shite Toku tore)

損(そん) して 得取(とくと) れ Romaji: Son shite Toku tore Arti: Terimalah kerugian (sekarang) untuk mendapatkan keuntungan (nanti). (Jangan terpaku pada keuntungan kecil di depan mata; terkadang mengalah atau merugi sedikit di awal bisa membawa kesuksesan yang lebih besar di masa depan). Makna & Penjelasan Strategi jangka panjang lebih penting daripada laba sesaat. Peribahasa ini sering digunakan dalam dunia bisnis dan negosiasi. Misalnya, memberikan diskon besar atau sampel gratis di awal mungkin terlihat sebagai kerugian, tetapi hal itu bisa membangun kepercayaan pelanggan yang akan membawa keuntungan besar dalam jangka panjang. Ini mengajarkan pentingnya kesabaran dan visi masa depan. ...

1 Februari 2026 · 3 menit · 480 kata · sepTN

時は金なり (Toki wa Kane nari)

時(とき) は 金(かね) なり Romaji: Toki wa Kane nari Arti: Waktu adalah uang. (Waktu sangat berharga dan tidak boleh disia-siakan karena memiliki nilai yang setara dengan kekayaan). Makna & Penjelasan Menghargai setiap detik waktu sebagai aset yang sangat berharga. Peribahasa ini menekankan bahwa waktu yang hilang tidak bisa dibeli kembali dengan uang. Oleh karena itu, kita harus menggunakan waktu dengan produktif dan efisien. Di Jepang, ketepatan waktu (punctuality) sangat dijunjung tinggi, dan peribahasa ini menjadi salah satu dasar pemikiran tersebut baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional. ...

1 Februari 2026 · 2 menit · 344 kata · sepTN