~いかん / ~いかんで : Tergantung / Bergantung Pada

Pengantar Pola tata bahasa ~いかん (~ikan) berasal dari kata klasik 如何(いかん) (ikan) yang berarti “bagaimana”. Dalam bahasa Jepang modern formal, pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu hasil atau keputusan ditentukan oleh atau bergantung pada hal tersebut. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Benda. Terkadang partikel “no” disisipkan (~のいかん). Kata Benda + (の) + いかん (Di akhir kalimat: Tergantung …) Kata Benda + (の) + いかんで(は) (Tergantung …, maka …) Kata Benda + (の) + いかんにかかわらず / いかんによらず (Terlepas dari / Tidak peduli …) Penjelasan Detail Bergantung: Menunjukkan bahwa hasil akhir diputuskan oleh faktor tersebut. (Sinonim: ~次第だ / shidai da). Formalitas: Ungkapan kaku yang sering dipakai dalam bisnis atau dokumen resmi. Bentuk Negatif: “Ikan ni kakawarazu” berarti tanpa memandang kondisi tersebut (apapun kondisinya, hasilnya tetap sama). Contoh Kalimat 試験の 結果(けっか) いかんで、 卒業(そつぎょう) できないこともある。 Shiken no kekka ikan de, sotsugyou dekinai koto mo aru. Tergantung pada hasil ujian, ada kemungkinan tidak bisa lulus. ...

20 November 2023 · 3 menit · 518 kata · sepTN

~ごとき / ~ごとく : Seperti / Bagai

Pengantar Pola tata bahasa ~ごとき (~gotoki) berasal dari bahasa Jepang klasik ( 如(ごと) き). Dalam bahasa modern, pola ini digunakan untuk membuat perumpamaan (“seperti”), atau lebih sering digunakan untuk menunjukkan penilaian rendah (meremehkan orang lain atau merendahkan diri sendiri secara sopan). Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Benda atau Kata Kerja. Kata Benda + のごとき (Kata Benda) - Seperti X Kata Benda + のごとく (Kata Kerja/Sifat) - Bagaikan X Kata Kerja (Bentuk Kamus/Ta) + (が) + ごとき / ごとく Penjelasan Detail Arti Harfiah: “Seperti” (Like/As). Sinonim dengan ~ようだ (you da). Nuansa Penilaian: Merendahkan Orang Lain: “Omae no gotoki…” (Orang sekelas kau…). Merendahkan Diri (Humble): “Watashi no gotoki…” (Orang seperti saya [tidak pantas…]). Puitis: “Kaze no gotoku” (Bagaikan angin). Contoh Kalimat 私(わたし) のごとき 未熟者(みじゅくもの) に、そのような 大役(たいやく) は 務(つと) まりません。 Watashi no gotoki mijukumono ni, sono you na taiyaku wa tsutomarimasen. Bagi orang yang belum matang seperti saya, tugas besar seperti itu tidak akan sanggup diemban. (Merendahkan diri). ...

20 November 2023 · 2 menit · 260 kata · sepTN

~だけまし : Masih Mending / Setidaknya

Pengantar Pola tata bahasa ~だけまし (~dake mashi) digunakan untuk menyatakan bahwa meskipun situasi saat ini buruk atau tidak memuaskan, masih ada sisi positifnya jika dibandingkan dengan situasi lain yang lebih buruk. Bisa diartikan “masih untung” atau “masih mending”. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Bentuk Biasa (Futsuu-kei). Kata Kerja / Kata Sifat (Bentuk Biasa) + だけまし(だ) Kata Benda / Kata Sifat-na + (である) + だけまし(だ) Penjelasan Detail Makna: “A memang buruk, tapi karena B (tidak terjadi C yang lebih buruk), maka A ‘masih mending’ (mashi).” Nuansa: Bersyukur di dalam ketidakpuasan. Menemukan hiburan (consolation). Variasi: Sering diawali dengan kalimat “Walau…” atau “Daripada…”. Contoh Kalimat 給料が下がったが、 首(くび) にならないだけましだ。 Kyuuryou ga sagatta ga, kubi ni naranai dake mashi da. Gaji memang turun, tapi masih mending tidak dipecat. ...

20 November 2023 · 2 menit · 255 kata · sepTN

~ならでは : Khas / Hanya Ada Di

Pengantar Pola tata bahasa ~ならでは (~nara dewa) digunakan untuk memuji atau menonjolkan keistimewaan suatu hal, tempat, atau orang. Ungkapan ini menyatakan bahwa hal tersebut hanya bisa ditemukan atau hanya bisa dilakukan oleh subjek tersebut, dan tidak ada di tempat lain. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan langsung dengan Kata Benda. Kata Benda + ならでは Kata Benda + ならでは + の + Kata Benda Penjelasan Detail Nuansa: Bernada sangat positif. “Inilah keunikan X yang tidak dimiliki Y”. Konteks: Sering dipakai dalam iklan wisata, ulasan makanan, atau pujian terhadap keterampilan seseorang. Contoh: “Bali ならではの(nara dewa no) 風景(ふうけい) ” (Pemandangan yang hanya ada di Bali / Khas Bali). Contoh Kalimat この 味(あじ) は、 手作(てづく) りならではのおいしさだ。 Kono aji wa, tezukuri nara dewa no oishisa da. Rasa ini adalah kelezatan yang khas (hanya ada pada) buatan tangan. ...

20 November 2023 · 2 menit · 265 kata · sepTN

~に(は)あたらない : Tidak Perlu / Tidak Pantas

Pengantar Pola tata bahasa ~に(は)あたらない (~ni wa ataranai) digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan atau reaksi emosional itu tidak perlu dilakukan karena hal tersebut dianggap sepele, wajar, atau tidak cukup penting. Sering digunakan dalam konteks formal untuk menenangkan seseorang atau merendahkan hati. Rumus Pembentukan Pola ini umumnya mengikuti bentuk kamus (Jisho-kei) dari Kata Kerja atau Kata Benda tertentu. Kata Kerja (Bentuk Kamus) + に(は)あたらない Kata Benda + に(は)あたらない Penjelasan Detail Ungkapan ini memiliki nuansa “levelnya tidak sampai sedemikian rupa sehingga perlu melakukan X”. ...

20 November 2023 · 2 menit · 378 kata · sepTN

~に足る : Layak / Pantas

Pengantar Pola tata bahasa ~に足る (~ni taru) digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu memiliki nilai atau kualitas yang cukup untuk diperlakukan demikian (layak). Sering digunakan dalam bentuk kaku atau tulisan. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Kerja bentuk Kamus atau Kata Benda. Kata Kerja (Bentuk Kamus) + に足る Kata Benda + に足る Penjelasan Detail Makna: “Worthy of X”, “Sufficient to X”. Konteks: Kata yang sering dipakai: 信頼(しんらい) (shinrai/percaya), 尊敬(そんけい) (sonkei/hormat), 満足(まんぞく) (manzoku/puas), 恐(おそ) れる (osoreru/takut). Bentuk Negatif: ~に足らない (~ni taranai) = Tidak layak / Tidak cukup berharga. Contoh: “Toru ni taranai” (Sepele/Tidak penting). Contoh Kalimat 彼は 信頼(しんらい) するに足る人物だ。 Kare wa shinrai suru ni taru jinbutsu da. Dia adalah sosok yang layak untuk dipercaya. ...

20 November 2023 · 1 menit · 212 kata · sepTN