~きらいがある : Ada Kecenderungan / Agak

Pengantar Pola tata bahasa ~きらいがある (~kirai ga aru) digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang atau sesuatu memiliki kecenderungan atau sifat tertentu yang dianggap kurang baik atau negatif. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Kerja bentuk Kamus atau Kata Benda. Kata Kerja (Bentuk Kamus) + きらいがある Kata Benda + の + きらいがある Penjelasan Detail Makna: “To have a tendency to X (bad habit)”. “To be prone to X”. Asal Kata: Bukan “Kirai” (Benci), tapi “Kirai” (Kecenderungan/Sifat) yang ditulis dengan Kanji 嫌(きら) い (tetap sama kanjinya, tapi nuansanya “unsur yang tidak disukai”). Konteks: Digunakan untuk mengkritik sifat atau kebiasaan secara halus. Contoh Kalimat 彼(かれ) は 物事(ものごと) を 大袈裟(おおげさ) に 言(い) うきらいがある。 Kare wa monogoto o oogesa ni iu kirai ga aru. Dia ada kecenderungan (suka) mengatakan hal-hal secara berlebihan. ...

20 November 2023 · 2 menit · 230 kata · sepTN

~しまつだ : Berakhir Dengan / Menjadi

Pengantar Pola tata bahasa ~しまつだ (~shimatsu da) digunakan untuk menyatakan hasil akhir dari suatu keadaan yang terus memburuk. Artinya “Akhirnya jadi begini (buruk)”. Biasanya didahului dengan serangkaian kejadian negatif. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Kerja bentuk Kamus atau Kata Benda + No. Kata Kerja (Bentuk Kamus) + しまつだ この / その / あの + しまつだ (Kondisinya jadi begini/itu) Penjelasan Detail Makna: “Ended up being X”. Nuansa: Mengandung kekecewaan atau kritik. Menyiratkan bahwa “setelah berbagai masalah, inilah hasil akhirnya”. Kanji: 始末(しまつ) (Shimatsu - Manajemen/Penyelesaian/Keadaan akhir). “Shimatsu-sho” (Surat permintaan maaf). Contoh Kalimat 彼は遊んでばかりいて、とうとう 留年(りゅうねん) するしまつだ。 Kare wa asonde bakari ite, toutou ryuunen suru shimatsu da. Dia bermain melulu, dan akhirnya berujung tidak naik kelas. ...

20 November 2023 · 1 menit · 209 kata · sepTN

~たりとも : Walau Satu ... Pun

Pengantar Pola tata bahasa ~たりとも (~taritomo) digunakan bersama dengan satuan hitung terkecil (satu detik, satu sen, satu orang) untuk menyatakan penekanan bahwa “bahkan jumlah sekecil itu pun tidak boleh/tidak ada”. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Benda (Jumlah + Satuan). 1 + Satuan Hitung + たりとも + …ない Penjelasan Detail Makna: “Not even a single X”. Konteks: Ichibyou taritomo (Sedetik pun). Ichien taritomo (Satu Yen pun). Hitori taritomo (Seorang pun). Nuansa: Tegas dan kaku. Contoh Kalimat 授業中(じゅぎょうちゅう) 、 一秒(いちびょう) たりとも 気(き) を 抜(ぬ) いてはいけない。 Jugyouchuu, ichibyou taritomo ki o nuite wa ikenai. Selama pelajaran, tidak boleh lengah walau satu detik pun. ...

20 November 2023 · 1 menit · 203 kata · sepTN

~っぱなし : Dibiarkan / Terus-menerus

Pengantar Pola tata bahasa ~っぱなし (~ppanashi) adalah bentuk percakapan sehari-hari yang digunakan untuk dua kondisi: Membiarkan sesuatu dalam keadaan (biasanya) tidak semestinya/berantakan. Melakukan suatu aksi terus menerus tanpa jeda. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Kerja bentuk Stem (Masu-kei tanpa Masu). Kata Kerja (Bentuk Masu) + っぱなし Penjelasan Detail Makna 1 (Negatif/Careless): “Left as is”. “Left undone”. Akeppanashi (Dibiarkan terbuka), Tsukeppanashi (Dibiarkan menyala). Makna 2 (Continuous): “Kept doing X all the time”. Tachippanashi (Berdiri terus), Ippanashi (Pergi tak kembali / Ngomong terus). Contoh Kalimat 電気(でんき) をつけっぱなしで 寝(ね) てしまった。 Denki o tsukeppanashi de nete shimatta. Saya ketiduran dengan (keadaan) lampu dibiarkan menyala. ...

20 November 2023 · 1 menit · 187 kata · sepTN

~に(は)あたらない : Tidak Perlu / Tidak Pantas

Pengantar Pola tata bahasa ~に(は)あたらない (~ni wa ataranai) digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan atau reaksi emosional itu tidak perlu dilakukan karena hal tersebut dianggap sepele, wajar, atau tidak cukup penting. Sering digunakan dalam konteks formal untuk menenangkan seseorang atau merendahkan hati. Rumus Pembentukan Pola ini umumnya mengikuti bentuk kamus (Jisho-kei) dari Kata Kerja atau Kata Benda tertentu. Kata Kerja (Bentuk Kamus) + に(は)あたらない Kata Benda + に(は)あたらない Penjelasan Detail Ungkapan ini memiliki nuansa “levelnya tidak sampai sedemikian rupa sehingga perlu melakukan X”. ...

20 November 2023 · 2 menit · 378 kata · sepTN

~にかこつけて : Dengan Alasan / Berdalih

Pengantar Pola tata bahasa ~にかこつけて (~ni kakotsukete) digunakan ketika seseorang menggunakan suatu kejadian atau situasi sebagai alasan atau dalih (pretext) untuk melakukan sesuatu yang sebenarnya ingin dia lakukan (biasanya menguntungkan diri sendiri), padahal kejadian tersebut tidak berhubungan langsung. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Benda. Kata Benda + にかこつけて Penjelasan Detail Makna: “Make X an excuse to do Y”. Nuansa: Biasanya agak negatif atau licik, karena menyiratkan ketidaktulusan alasan. Kanji: 託(かこつ) けて (kakotsukete). Berasal dari kata kerja “kakotsukeru”. Contoh Kalimat 取材(しゅざい) にかこつけて、あちこち 旅行(りょこう) している。 Shuzai ni kakotsukete, achikochi ryokou shite iru. Berdalih (pergi untuk) peliputan, dia malah jalan-jalan ke sana kemari. ...

20 November 2023 · 1 menit · 201 kata · sepTN

~まみれ : Berlumuran / Penuh Dengan

Pengantar Pola tata bahasa ~まみれ (~mamire) digunakan untuk menyatakan bahwa permukaan sesuatu tertutupi sepenuhnya oleh zat yang kotor atau tidak menyenangkan (seperti lumpur, darah, debu, atau hutang). Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan langsung dengan Kata Benda. Kata Benda + まみれ Penjelasan Detail Makna: “Covered in (liquid/dirt)”, “Stained with”. Konteks: Fisik: 血(ち) まみれ (berlumuran darah), 泥(どろ) まみれ (berlumuran lumpur), 汗(あせ) まみれ (berkeringat), 埃(ほこり) まみれ (berdebu). Abstrak: 借金(しゃっきん) まみれ (terlilit hutang). Bandingan: ~だらけ (darake): Penuh dengan (benda/luka/kesalahan). Mamire lebih spesifik ke zat yang menempel. ~ずくめ (zukume): Serba (pola/warna/abstrak). Contoh Kalimat 事故(じこ) 現場(げんば) で、 血(ち) まみれの 人(ひと) を 見(み) かけた。 Jiko genba de, chi mamire no hito o mikaketa. Di lokasi kecelakaan, saya melihat orang yang berlumuran darah. ...

20 November 2023 · 1 menit · 212 kata · sepTN

~をよそに : Mengabaikan / Tidak Mempedulikan

Pengantar Pola tata bahasa ~をよそに (~o yoso ni) digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang terus melakukan sesuatu tanpa mempedulikan situasi, pendapat, atau perasaan orang-orang di sekitarnya. Biasanya bernuansa negatif (karena dianggap tidak peka atau egois), tetapi bisa juga positif (tidak peduli rintangan). Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Benda. Kata Benda + をよそに Penjelasan Detail Makna: “Disregarding X”, “Ignoring X”. Asal Kata: “Yoso” (Tempat lain / Orang lain). Jadi harfiahnya “Menganggap X sebagai urusan orang lain”. Konteks: Kata yang sering mendahului: 親(おや) の 心配(しんぱい) (kekhawatiran orang tua), 批判(ひはん) (kritik), 期待(きたい) (harapan). Contoh Kalimat 親(おや) の 心配(しんぱい) をよそに、 息子(むすこ) はまた 旅(たび) に 出(で) た。 Oya no shinpai o yoso ni, musuko wa mata tabi ni deta. Mengabaikan kekhawatiran orang tua, putranya pergi bertualang lagi. ...

20 November 2023 · 2 menit · 249 kata · sepTN

ず (Zu) : Tanpa / Tidak

Pengantar ず (Zu) adalah bentuk negatif klasik yang setara dengan ないで (naide) atau なくて (nakute). Digunakan dalam tulisan atau situasi formal untuk menyatakan “tanpa melakukan X” atau “tidak melakukan X”. Rumus Pembentukan Kata Kerja (Bentuk Nai -nai) + ず Pengecualian: Suru -> Sezu Penjelasan Detail Biasanya diikuti oleh ni menjadi ずに (zuni) yang artinya “tanpa”. Contoh: Tabezu ni (Tanpa makan). Contoh Kalimat 朝(あさ) ごはんを 食(た) べずに 学校(がっこう) へ 行(い) った。 (Asagohan o tabezu ni gakkou e itta.) Saya pergi ke sekolah tanpa makan pagi. ...

27 Oktober 2023 · 2 menit · 325 kata · sepTN