です (Desu): Kopula Sopan Bahasa Jepang Dasar (JLPT N5)

Pengantar です (desu) adalah kopula sopan dalam bahasa Jepang yang sangat penting di level pemula. Fungsinya adalah menutup kalimat secara halus dan resmi, terutama saat berbicara dengan orang yang belum akrab, guru, atasan, atau klien. Dalam praktik sehari-hari, です sering terasa seperti “adalah”, tetapi fungsi utamanya ...

25 Februari 2026 · 5 menit · 917 kata · sepTN

でも (Demo): Tapi / Tetapi dalam Bahasa Jepang (JLPT N5)

Pengantar でも (demo) adalah konjungsi yang dipakai di awal kalimat kedua untuk menunjukkan kontras dengan kalimat sebelumnya. Dalam bahasa Indonesia, maknanya setara dengan “tapi”, “tetapi”, atau “akan tetapi”. Pola ini sangat sering muncul dalam percakapan sehari-hari dan materi dasar JLPT N5. Karena posisinya berada d...

25 Februari 2026 · 5 menit · 891 kata · sepTN

に (Ni): Partikel Waktu, Lokasi, dan Target dalam Bahasa Jepang (JLPT N5)

Pengantar Partikel に adalah salah satu partikel paling penting di level N5 karena punya banyak fungsi dasar sekaligus. Penggunaan utamanya meliputi waktu tertentu, lokasi keberadaan, target aksi, arah tujuan, hasil perubahan, dan frekuensi. Karena cakupannya luas, に sering dianggap “partikel serbaguna”. Kunci belajar y...

25 Februari 2026 · 5 menit · 858 kata · sepTN

に/へ (Ni / E): Perbedaan Partikel Arah ‘Ke’ dalam Bahasa Jepang (JLPT N5)

Pengantar Partikel に dan へ sama-sama bisa berarti “ke” saat membicarakan perpindahan. Di level N5, keduanya sering dianggap mirip, tetapi nuansa komunikasinya tidak selalu sama. Catatan penting pelafalan: partikel へ ditulis he, tetapi dibaca e. 駅(えき) へ 行(い) きます。Saya pergi ke stasiun. Rumus Pembentukan Rumus dasar untuk...

25 Februari 2026 · 4 menit · 810 kata · sepTN

は (Wa): Partikel Topik Bahasa Jepang Dasar (JLPT N5)

Pengantar Partikel は (ditulis ha tetapi dibaca wa) adalah partikel topik paling penting di level JLPT N5. Fungsi utamanya adalah menandai “apa yang sedang dibicarakan” dalam kalimat. Karena bahasa Jepang sangat bergantung pada konteks, は membantu pembicara menetapkan tema percakapan terlebih dahulu, lalu memberi koment...

25 Februari 2026 · 4 menit · 763 kata · sepTN

まだ~ていません (Mada Teimasen): Cara Mengatakan Belum dalam Bahasa Jepang (JLPT N5)

Pengantar Pola まだ~ていません dipakai untuk menyatakan bahwa suatu tindakan belum dilakukan sampai saat ini. Dalam bahasa Indonesia, maknanya paling dekat dengan “belum …”. Pola ini sangat sering muncul di percakapan sehari-hari, terutama saat memberi update progres: belum makan, belum selesai, belum datang, dan seterusnya. ...

25 Februari 2026 · 4 menit · 825 kata · sepTN

も (Mo): Partikel ‘Juga/Pun’ dalam Bahasa Jepang (JLPT N5)

Pengantar Partikel も adalah partikel penting di JLPT N5 yang biasanya berarti “juga” atau “pun”. Fungsi utamanya adalah menambahkan unsur baru yang setara dengan informasi sebelumnya. Secara praktis, も dipakai saat kita ingin mengatakan bahwa hal yang sama berlaku untuk orang, benda, waktu, atau tempat lain. 私(わたし) も 学...

25 Februari 2026 · 5 menit · 866 kata · sepTN

Kata Sifat-I (i-Adjective): Konjugasi, Pengecualian ii→yoi, dan Penggunaan (JLPT N5)

Pengantar Kata Sifat-I (i-keiyoushi / 形容詞(けいようし) ) adalah kelompok kata sifat dasar dalam bahasa Jepang yang secara umum berakhir dengan bunyi -i. Pola ini sangat penting untuk JLPT N5 karena dipakai di percakapan harian, deskripsi benda, cuaca, dan opini sederhana. Keunikan utama kata sifat-I adalah sifatnya yang “man...

25 Februari 2026 · 5 menit · 967 kata · sepTN

Kata Sifat-NA (Na-Adjective): Pola な, Konjugasi, dan Perbedaannya (JLPT N5)

Pengantar Kata Sifat-NA (na-keiyoushi / 形容動詞(けいようどうし) ) adalah kelompok adjektiva yang perilakunya mirip kata benda. Karena itulah, banyak pembelajar merasa pola ini “berbeda” dibanding kata sifat-I. Ciri paling terkenal adalah kemunculan な saat kata ini dipakai untuk menerangkan kata benda. Dalam konteks predikat, な t...

25 Februari 2026 · 4 menit · 782 kata · sepTN

Percakapan Transportasi & Arah dalam Bahasa Jepang

Sistem kereta Jepang adalah salah satu yang terbaik di dunia — tapi juga bisa sangat membingungkan! Artikel ini akan membekali Anda dengan frasa yang dibutuhkan untuk naik kereta, naik taksi, dan bertanya arah. 1. Di Stasiun Kereta ( 駅(えき) ) Frasa Penting Situasi Frasa Arti Tanya platform ~ 行(い) きは 何番線(なんばんせん) ですか? Ke ...

18 Maret 2026 · 9 menit · 1851 kata · sepTN

Percakapan Belanja & Restoran dalam Bahasa Jepang

Anda sudah punya grammar dan kosakata yang cukup. Sekarang saatnya praktik nyata! Dalam artikel ini, kita akan belajar frasa-frasa penting untuk dua situasi yang pasti Anda hadapi di Jepang: belanja dan makan di restoran. 1. Di Restoran (レストラン) Di Jepang, cara memesan bisa berbeda tergantung tempatnya: Family Restauran...

18 Maret 2026 · 9 menit · 1881 kata · sepTN

Kosakata Keluarga dalam Bahasa Jepang: Uchi vs Soto

Dalam bahasa Indonesia, “ibu” tetap “ibu” di hampir semua situasi. Dalam bahasa Jepang, penyebutan anggota keluarga bergantung pada siapa yang dibicarakan dan siapa lawan bicara Anda. Kunci utamanya adalah konsep: 内(うち) (uchi) -> kelompok “dalam” (keluarga/kelompok sendiri) 外(そと) (soto) -> kelompok “luar” (orang lain/k...

18 Maret 2026 · 10 menit · 1964 kata · sepTN

Satuan Hitung Jepang (Counters): Panduan Lengkap

Di bahasa Indonesia kita juga punya satuan hitung seperti “dua lembar kertas”, “tiga ekor kucing”, “satu gelas air”. Bahasa Jepang punya sistem serupa, tapi lebih rinci dan lebih sering dipakai. Satuan hitung Jepang disebut 助数詞(じょすうし) (josuushi). Untuk bisa berbicara natural tentang belanja, restoran, transportasi, dan...

18 Maret 2026 · 10 menit · 1953 kata · sepTN

Kata Keterangan Bahasa Jepang (Adverbia) Lengkap

Kalimat “saya belajar bahasa Jepang” itu benar, tetapi terasa datar. Kalimat akan lebih hidup jika kita tambahkan informasi seperti “saya selalu belajar”, “saya belajar cukup cepat”, atau “saya baru saja belajar”. Di bahasa Jepang, kata keterangan disebut 副詞(ふくし) (fukushi). Fungsinya memberi detail tentang: Seberapa se...

18 Maret 2026 · 10 menit · 1983 kata · sepTN

Kalimat Majemuk Bahasa Jepang: から, ので, けど, が, し

Sampai sekarang, Anda sudah bisa membuat kalimat sederhana: “Saya makan sushi,” “Film itu bagus,” “Saya ingin pergi ke Jepang.” Tapi kalimat-kalimat pendek seperti ini terdengar kaku. Orang Jepang (dan orang Indonesia juga!) berbicara dengan kalimat yang lebih panjang dan saling terhubung. “Saya tidak pergi karena sibu...

18 Maret 2026 · 7 menit · 1348 kata · sepTN