~ではすまされない (De wa sumasarenai): Konsekuensi Wajib (JLPT N1)

Pengantar Pola ~ではすまされない dipakai ketika sebuah masalah dinilai terlalu serius untuk dianggap selesai begitu saja. Artinya, harus ada tanggung jawab, tindak lanjut, atau konsekuensi. Dalam Bahasa Indonesia, nuansanya mirip “tidak bisa dibiarkan begitu saja” atau “tidak cukup kalau hanya…”. Untuk membedakan fungsi tanggu...

07 April 2026 · 6 menit · 1077 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

良薬は口に苦し (Ryouyaku Wa Kuchi Ni Nigashi)

良薬(りょうやく) は 口(くち) に 苦(にが) し Romaji: Ryouyaku Wa Kuchi Ni Nigashi Arti: Obat yang baik (manjur) terasa pahit di mulut. (Nasihat atau kritikan yang tulus dan berguna untuk perkembangan diri seseorang seringkali terdengar menyakitkan atau tidak enak didengar. Teguran yang keras biasanya justru bertujuan untuk kebaikan). ...

11 Februari 2026 · 3 menit · 472 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

目くそ鼻くそを笑う (Mekuso Hanakuso O Warau)

目(め) くそ 鼻(はな) くそを 笑(わら) う Romaji: Mekuso Hanakuso O Warau Arti: Kotoran mata (belek) menertawakan kotoran hidung (upil). (Seseorang yang memiliki kekurangan menertawakan orang lain yang memiliki kekurangan serupa. Tidak sadar diri. Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak). Makna & Penjelasan ...

11 Februari 2026 · 3 menit · 503 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~ではあるまいし (Dewa arumai shi): Teguran Logis Formal (JLPT N1)

Pengantar Pola ~ではあるまいし / ~じゃあるまいし dipakai untuk menyatakan teguran atau kritik berbasis perbandingan: “kan bukan X, jadi jangan bersikap seperti X.” Nuansanya biasanya muncul dalam kalimat yang menekan akal sehat atau kedewasaan sikap. Dalam bahasa Indonesia, pola ini bisa diterjemahkan sebagai “bukan …, jadi …”, “kan...

07 April 2026 · 5 menit · 1010 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)