~ずに (zuni): Melakukan Y tanpa Melakukan X (JLPT N4)

Pengantar Pola ~ずに dipakai untuk menyatakan bahwa seseorang melakukan aksi Y tanpa melakukan aksi X. Secara makna dasar, pola ini sangat dekat dengan ~ないで, tetapi nuansa ~ずに biasanya terdengar lebih formal atau lebih tertulis. Di JLPT N4, pola ini penting karena sering muncul sebagai variasi bentuk dari pola “tanpa mel...

27 Februari 2026 · 4 menit · 832 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~ばかりでなく (Bakaridenaku) : Tidak Hanya, tetapi Juga (JLPT N3)

Pengantar Pola ~ばかりでなく berarti “tidak hanya A, tetapi juga B”. Fungsi utamanya adalah menambahkan informasi kedua yang setara atau lebih kuat dari informasi pertama, sehingga argumen terdengar lebih kaya. Pada JLPT N3, pola ini sering muncul dalam bacaan semi-formal hingga formal karena strukturnya ringkas namun efekti...

27 Februari 2026 · 5 menit · 1033 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~ので (Node): Menyatakan Alasan Sopan dan Objektif (JLPT N5)

Pengantar Pola ~ので dipakai untuk menyatakan alasan dengan nuansa lebih lembut, sopan, dan objektif. Dalam banyak konteks, terjemahannya adalah “karena …”. Dibanding ~から, pola ので terdengar lebih halus saat memberi penjelasan, meminta izin, atau menolak ajakan secara sopan. 雨(あめ) なので、 行(い) きません。Karena hujan, saya tidak p...

25 Februari 2026 · 4 menit · 843 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

でも (Demo): Tapi / Tetapi dalam Bahasa Jepang (JLPT N5)

Pengantar でも (demo) adalah konjungsi yang dipakai di awal kalimat kedua untuk menunjukkan kontras dengan kalimat sebelumnya. Dalam bahasa Indonesia, maknanya setara dengan “tapi”, “tetapi”, atau “akan tetapi”. Pola ini sangat sering muncul dalam percakapan sehari-hari dan materi dasar JLPT N5. Karena posisinya berada d...

25 Februari 2026 · 5 menit · 891 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

Kalimat Majemuk Bahasa Jepang: から, ので, けど, が, し

Sampai sekarang, Anda sudah bisa membuat kalimat sederhana: “Saya makan sushi,” “Film itu bagus,” “Saya ingin pergi ke Jepang.” Tapi kalimat-kalimat pendek seperti ini terdengar kaku. Orang Jepang (dan orang Indonesia juga!) berbicara dengan kalimat yang lebih panjang dan saling terhubung. “Saya tidak pergi karena sibu...

31 Maret 2026 · 7 menit · 1348 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)