~なくて (nakute): Sebab atau Keadaan Negatif (JLPT N4)

Pengantar Pola ~なくて paling sering dipakai untuk menyatakan sebab, keadaan, atau alasan dengan bentuk negatif. Dalam bahasa Indonesia, nuansanya sering muncul sebagai “karena tidak …”, “tidak …, jadi …”, atau “tidak … dan …”. Banyak pelajar N4 tertukar antara ~なくて dan ~ないで. Perbedaannya penting: ~ないで cenderung berarti “...

26 Februari 2026 · 5 menit · 936 kata · sepTN

Panduan Lengkap Perubahan Bentuk Kata Kerja Bahasa Jepang (Konjugasi Doushi)

Dalam bahasa Jepang, kata kerja (doushi 動詞(どうし) ) sangat fleksibel dan dapat berubah bentuk (konjugasi) tergantung pada waktu (sekarang/lampau), tingkat kesopanan, atau makna yang ingin disampaikan. Mungkin pada awalnya konjugasi ini terlihat rumit, namun sebenarnya sangat logis dan berpola! Pada tutorial ini, kita aka...

18 Maret 2026 · 5 menit · 1017 kata · sepTN

100 Kata Kerja Bahasa Jepang Sehari-hari (Doushi) & Contoh Kalimat

Kata kerja (doushi — 動詞(どうし) ) adalah mesin penggerak dalam kalimat. Tanpa kata kerja, kita tidak bisa menjelaskan aktivitas atau tindakan apa pun yang kita lakukan. Di halaman ini, kamu akan mempelajari daftar 100 kata kerja bahasa Jepang dasar (doushi) yang paling penting dan sering digunakan dalam percakapan sehari-...

18 Maret 2026 · 17 menit · 3505 kata · sepTN

~なければいけない : Harus (Kewajiban Umum)

Pengantar Pola ~なければいけない berarti “harus” dan sangat sering dipakai dalam komunikasi sehari-hari. Dibanding なければならない, bentuk ini biasanya terasa sedikit lebih ringan dalam percakapan, walau maknanya sama-sama kewajiban. Pada JLPT N4, keduanya bisa muncul sebagai soal sinonim. Karena itu, penting untuk memahami bahwa per...

18 Maret 2026 · 4 menit · 773 kata · sepTN

~なければならない : Harus (Kewajiban Formal)

Pengantar Pola ~なければならない berarti “harus” atau “wajib”. Ini adalah bentuk kewajiban yang cenderung formal dan sering digunakan dalam konteks aturan, pekerjaan, sekolah, dan situasi resmi. Untuk pelajar N4, pola ini termasuk grammar wajib karena sering muncul di soal pilihan ganda dan percakapan yang membahas tanggung ja...

18 Maret 2026 · 4 menit · 794 kata · sepTN

~にくる (Ni Kuru): Menyatakan ‘Datang untuk’ Tujuan Aktivitas (JLPT N5)

Pengantar Pola ~にくる dipakai untuk menyatakan “datang untuk melakukan sesuatu”. Pola ini berkaitan erat dengan ~にいく, tetapi arah geraknya berbeda karena くる selalu mengarah ke lokasi pembicara atau titik referensi pembicara. Karena perbedaan sudut pandang ini, にくる sangat penting untuk dialog sehari-hari saat menerima tam...

25 Februari 2026 · 4 menit · 833 kata · sepTN

~ました / ~ませんでした (Mashita / Masen Deshita): Lampau Sopan Bahasa Jepang (JLPT N5)

Pengantar Pola ~ました dan ~ませんでした dipakai untuk menyatakan peristiwa masa lalu dalam gaya sopan. Ini adalah fondasi ketika Anda menceritakan apa yang sudah dilakukan atau tidak dilakukan kemarin, minggu lalu, atau tahun lalu. Makna inti: ~ました: sudah melakukan (lampau positif) ~ませんでした: tidak melakukan (lampau negatif) Con...

25 Februari 2026 · 5 menit · 884 kata · sepTN

~ません (Masen): Bentuk Negatif Sopan untuk Kata Kerja (JLPT N5)

Pengantar Pola ~ません adalah bentuk negatif sopan untuk kata kerja dalam bahasa Jepang. Secara umum, pola ini menyatakan “tidak melakukan …” pada konteks sekarang atau masa depan. Pola ini sangat penting di JLPT N5 karena dipakai terus-menerus dalam percakapan formal, kelas, layanan publik, dan interaksi sehari-hari yang...

25 Februari 2026 · 4 menit · 846 kata · sepTN

~すぎる (Sugiru): Makna Berlebihan dan Konjugasi (JLPT N5)

Pengantar Pola ~すぎる dipakai untuk menyatakan bahwa sesuatu sudah melewati batas wajar, setara dengan “terlalu …” atau “berlebihan” dalam bahasa Indonesia. Pada penggunaan standar, nuansanya cenderung negatif karena biasanya menyiratkan keluhan, kritik, atau peringatan. Contoh makna dasar: 食(た) べすぎました。Saya makan terlalu...

25 Februari 2026 · 4 menit · 773 kata · sepTN

~たいです (Tai Desu): Keinginan Diri, Konjugasi Dasar (JLPT N5)

Pengantar Pola ~たいです dipakai untuk menyatakan keinginan diri sendiri, setara dengan “ingin …” dalam bahasa Indonesia. Pada level N5, ini adalah pola inti untuk membahas rencana, preferensi aktivitas, atau kebutuhan pribadi. Contoh cepat: 日本(にほん) へ 行(い) きたいです。Saya ingin pergi ke Jepang. 水(みず) が 飲(の) みたいです。Saya ingin min...

25 Februari 2026 · 4 menit · 830 kata · sepTN

~たことがある (Ta Koto Ga Aru): Pola Pengalaman Pernah (JLPT N5)

Pengantar Pola ~たことがある digunakan untuk menyatakan pengalaman yang pernah terjadi dalam hidup seseorang. Dalam bahasa Indonesia, maknanya setara dengan “pernah …”. Fokus pola ini adalah keberadaan pengalaman, bukan waktu kejadian yang spesifik. Karena itu, pola ini berbeda dari laporan kejadian biasa pada bentuk lampau ...

25 Februari 2026 · 4 menit · 852 kata · sepTN

~たり~たりする (Tari-Tari): Aktivitas Contoh dan Nuansa (JLPT N5)

Pengantar Pola ~たり~たりする dipakai untuk menyebutkan beberapa aktivitas sebagai contoh, bukan sebagai daftar lengkap. Dalam bahasa Indonesia, nuansanya mirip “melakukan A, melakukan B, dan lain-lain”. Pola ini berbeda dari daftar berurutan yang memakai bentuk te. Dengan ~たり~たりする, pembicara memberi gambaran aktivitas secar...

25 Februari 2026 · 4 menit · 807 kata · sepTN

~つもりです (Tsumori Desu): Niat dan Rencana Pribadi (JLPT N5)

Pengantar Pola ~つもりです dipakai untuk menyatakan niat atau rencana pribadi yang sudah ada di pikiran penutur. Dalam bahasa Indonesia, terjemahan paling dekatnya adalah “berniat untuk …” atau “berencana untuk …”. Pada level N5, pola ini penting karena membantu pembelajar bicara tentang masa depan secara lebih spesifik dar...

26 Februari 2026 · 5 menit · 857 kata · sepTN

~ている (Te Iru): Progresif, Status, dan Kebiasaan (JLPT N5)

Pengantar Pola ~ている adalah salah satu pola paling penting di N5 karena tidak hanya berarti “sedang …”. Dalam praktik, pola ini dipakai untuk tiga fungsi utama: aksi progresif, status/keadaan hasil, dan kebiasaan. Contoh singkat: 今(いま) 、 食(た) べています。Saya sedang makan. 東京(とうきょう) に 住(す) んでいます。Saya tinggal di Tokyo. Memaham...

25 Februari 2026 · 4 menit · 851 kata · sepTN

~てから (Te Kara): Urutan Setelah dan Nuansa Dasar (JLPT N5)

Pengantar Pola ~てから dipakai untuk menyatakan urutan tindakan dengan makna “setelah”. Pola ini menegaskan bahwa aksi pertama benar-benar selesai dulu, baru aksi berikutnya dilakukan. Contoh inti: 手(て) を 洗(あら) ってから、 食(た) べます。Setelah mencuci tangan, saya makan. 仕事(しごと) が 終(お) わってから、 帰(かえ) ります。Setelah pekerjaan selesai, sa...

25 Februari 2026 · 4 menit · 849 kata · sepTN