猫に小判 (Neko ni Koban)

猫(ねこ) に 小判(こばん) Romaji: Neko ni Koban Arti: Memberi koin emas (Koban) kepada kucing. (Sia-sia memberi barang berharga kepada yang tidak mengerti nilainya). Makna & Penjelasan Memberikan sesuatu yang bernilai tinggi kepada seseorang yang tidak dapat memahami atau menghargai nilainya adalah tindakan yang sia-sia. Kucing tidak memiliki konsep uang atau nilai estetika terhadap emas; bagi mereka, ikan kering jauh lebih berharga daripada sekeping emas. Peribahasa ini digunakan untuk menggambarkan situasi di mana hadiah, nasihat, atau kesempatan berharga terbuang percuma karena penerimanya tidak memiliki kapasitas atau minat untuk memanfaatkannya. ...

30 Januari 2026 · 3 menit · 484 kata · sepTN

井の中の蛙 (I no naka no kawazu)

井(い) の 中(なか) の 蛙(かわず) Romaji: I no naka no kawazu Arti: Katak di dalam sumur tidak tahu (luasnya) samudra. (Seseorang yang wawasannya sempit dan tidak tahu dunia luar, tetapi sombong). Makna & Penjelasan Metafora tentang kesombongan akibat ketidaktahuan. Peribahasa ini menggambarkan seseorang yang hidup di lingkungan kecil atau tertutup sehingga mengira dunianya itulah segalanya. Seperti katak yang tinggal di dasar sumur, ia hanya melihat potongan kecil langit dan mengira langit itu hanya selebar lubang sumur. ...

30 Januari 2026 · 4 menit · 650 kata · sepTN

猿も木から落ちる (Saru mo Ki kara Ochiru)

猿(さる) も 木(き) から 落(お) ちる Romaji: Saru mo ki kara ochiru Arti: Monyet pun jatuh dari pohon. Makna & Penjelasan Siapa pun, seahli apa pun dia dalam suatu bidang, pasti pernah melakukan kesalahan. Peribahasa ini digunakan untuk mengingatkan kita agar tidak sombong dan untuk memberikan simpati atau penghiburan kepada seseorang yang kompeten tetapi melakukan kesalahan. Maknanya mirip dengan peribahasa Indonesia “Tak ada gading yang tak retak” atau “Sepandai-pandai tupai melompat, sekali waktu akan jatuh juga”. ...

30 Januari 2026 · 3 menit · 515 kata · sepTN