~ないではすまない (Nai dewa sumanai): Kewajiban Sosial (JLPT N1)

Pengantar Pola ~ないではすまない / ~ずにはすまない menyatakan bahwa suatu tindakan harus dilakukan karena tuntutan situasi, etika, atau tanggung jawab sosial. Nuansanya bukan sekadar “ingin melakukan,” tetapi “kalau tidak dilakukan, urusan tidak akan selesai.” Di level N1, pola ini penting karena sering dipakai pada kalimat yang meni...

31 Maret 2026 · 5 menit · 1023 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~なくしては (Nakushite wa): Syarat Mutlak Dasar (JLPT N1)

Pengantar Pola ~なくしては / ~なくして digunakan untuk menyatakan bahwa unsur A adalah syarat mendasar bagi B. Tanpa A, B tidak mungkin terwujud, tidak layak dibahas, atau tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Dalam bahasa Indonesia, pola ini sering diterjemahkan sebagai “tanpa …”, “kalau tidak ada …”, atau “mustahil jika ...

31 Maret 2026 · 5 menit · 977 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~なしに/~なしで (Nashi ni): Ketiadaan Unsur Tindakan (JLPT N1)

Pengantar Pola ~なしに / ~なしで digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan berlangsung tanpa unsur tertentu. Pada tingkat formal, ~なしに sering dipakai dalam tulisan atau pernyataan resmi, sedangkan ~なしで lebih umum di bahasa lisan sehari-hari. Meski sama-sama berarti “tanpa”, pola ini memiliki beberapa pola turunan yang ...

31 Maret 2026 · 5 menit · 971 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~にかたくない (Ni katakunai): Inferensi Logis Mudah (JLPT N1)

Pengantar Pola ~にかたくない adalah ungkapan formal untuk menyatakan bahwa sesuatu mudah diperkirakan, mudah dipahami secara empatik, atau tidak sulit dibayangkan. Dalam terjemahan Indonesia, bentuk yang paling natural biasanya “tidak sulit dibayangkan” atau “mudah diduga.” Ekspresi ini sering muncul pada tulisan berita, esa...

31 Maret 2026 · 5 menit · 1027 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~にたえない (Ni taenai): Ekspresi Tak Tertahan Formal (JLPT N1)

Pengantar Pola ~にたえない termasuk pola N1 yang penting karena memiliki dua fungsi makna berbeda. Pertama, menyatakan “tidak tahan” melihat atau mendengar sesuatu yang terlalu buruk. Kedua, menyatakan luapan perasaan seperti “sangat berterima kasih” atau “sangat menyesal.” Kedua makna ini tampak jauh, tetapi secara konsep ...

04 Maret 2026 · 5 menit · 1006 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~にもまして (Ni mo mashite): Penegasan Lebih Dari Acuan (JLPT N1)

Pengantar Pola ~にもまして dipakai untuk menyatakan bahwa sesuatu berada pada derajat yang lebih tinggi daripada acuan tertentu. Dalam Bahasa Indonesia, nuansanya sering menjadi “lebih dari sebelumnya,” “apalagi,” atau “di atas segalanya.” Pola ini kuat secara retoris karena tidak sekadar membandingkan, tetapi juga menekank...

04 Maret 2026 · 4 menit · 774 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~に即して・則して (Ni sokushite): Berlandas Dasar Tepat (JLPT N1)

Pengantar Pola ~に即して / ~に則して dipakai untuk menyatakan bahwa tindakan dilakukan sesuai dengan dasar tertentu. Dasar itu bisa berupa fakta lapangan, kondisi aktual, aturan, atau norma. Di level N1, pola ini penting karena sering muncul di dokumen formal, kebijakan institusi, laporan, dan uraian analitis. Nuansanya meneka...

04 Maret 2026 · 4 menit · 764 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~に足る (Ni taru): Penilaian Layak secara Formal (JLPT N1)

Pengantar Pola ~に 足(た) る dipakai untuk menilai bahwa sesuatu cukup bernilai, cukup kuat, atau cukup kredibel untuk diperlakukan dengan cara tertentu. Dalam bahasa Indonesia, padanannya adalah “layak,” “pantas,” atau “patut.” Pada level N1, pola ini penting karena sering digunakan di tulisan formal untuk evaluasi kualit...

04 Maret 2026 · 5 menit · 1003 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~べからず (Bekarazu): Larangan Klasik Bernada Tegas (JLPT N1)

Pengantar Pola ~べからず adalah bentuk larangan klasik yang bernada tegas dan formal. Dalam bahasa Indonesia, makna intinya adalah “dilarang” atau “jangan sekali-kali.” Bentuk ini jarang dipakai dalam percakapan sehari-hari, tetapi masih hidup dalam tulisan, slogan, peringatan, dan ungkapan retoris. Bersama bentuk turunann...

31 Maret 2026 · 5 menit · 979 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~べく (Beku): Tujuan Formal dengan Nuansa Tekad (JLPT N1)

Pengantar Pola ~べく menyatakan tujuan, niat, atau tekad untuk melakukan suatu tindakan. Dalam bahasa Indonesia, padanannya sering “demi,” “untuk,” atau “dengan tujuan.” Dibanding pola tujuan biasa, ekspresi ini terasa lebih formal dan lebih bernuansa tekad. Dalam teks Jepang modern, ~べく sering muncul di berita, laporan,...

31 Maret 2026 · 5 menit · 1014 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~まじき (Majiki): Ungkapan Ketidakpantasan Etis Resmi (JLPT N1)

Pengantar Pola ~まじき adalah ungkapan formal yang menyatakan bahwa suatu tindakan sangat tidak pantas dilakukan, terutama jika pelaku memiliki posisi, profesi, atau status tertentu. Dalam bahasa Indonesia, nuansanya dekat dengan “tidak pantas,” “seharusnya tidak,” atau “tak layak.” Dibanding larangan biasa, pola ini meno...

31 Maret 2026 · 5 menit · 971 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~をふまえて (O fumaete): Dasar Pertimbangan Resmi (JLPT N1)

Pengantar Pola ~をふまえて berasal dari verba 踏(ふ) まえる yang bermakna berpijak atau menjejak dengan mantap. Dalam konteks tata bahasa, pola ini dipakai ketika keputusan atau tindakan dibuat setelah mempertimbangkan informasi sebelumnya. Dalam bahasa Indonesia, makna yang paling tepat biasanya “dengan mempertimbangkan,” “berd...

04 Maret 2026 · 5 menit · 994 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~を余儀なくされる (O yoginaku sareru): Paksaan Situasional (JLPT N1)

Pengantar Pola ~を余儀なくされる adalah pola formal N1 untuk menyatakan bahwa seseorang atau suatu pihak dipaksa oleh keadaan untuk melakukan sesuatu. Fokus utama pola ini bukan pada kemauan subjek, melainkan pada tekanan eksternal yang membuat pilihan lain hampir tidak ada. Karena nuansanya resmi, pola ini sangat sering muncu...

04 Maret 2026 · 5 menit · 1065 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~を禁じ得ない (O kinji enai): Emosi Tak Tertahan Formal (JLPT N1)

Pengantar Pola ~を 禁(きん) じ 得(え) ない dipakai untuk menyatakan bahwa emosi tertentu muncul begitu kuat sehingga tidak bisa ditahan. Dalam bahasa Indonesia, makna praktisnya adalah “tidak bisa menahan,” “tak kuasa menekan,” atau “mau tidak mau merasa.” Pada level N1, pola ini penting karena sering muncul dalam teks opini, l...

04 Maret 2026 · 5 menit · 1044 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

~極まる/~極まりない (Kiwamaru): Ekspresi Ekstrem Resmi (JLPT N1)

Pengantar Pola ~極まる / ~極まりない dipakai untuk menyatakan bahwa suatu sifat telah mencapai tingkat ekstrem. Dalam bahasa Indonesia, maknanya setara dengan “sangat,” “teramat,” atau “puncak dari …” Pola ini bernuansa formal dan sering muncul dalam tulisan resmi, opini, atau ekspresi evaluatif yang kuat. Karena register-nya ...

31 Maret 2026 · 5 menit · 960 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)