~にかたくない : Tidak Sulit Untuk

Pengantar Pola tata bahasa ~にかたくない (~ni katakunai) adalah ungkapan formal yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu perasaan atau situasi mudah untuk dipahami atau tidak sulit untuk dilakukan (secara mental). Pola ini sangat idiomatis dan hanya digunakan dengan kata kerja tertentu. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Kerja bentuk Kamus atau Kata Benda (Suru-verb). Kata Kerja (Bentuk Kamus) + にかたくない Kata Benda + にかたくない Penjelasan Detail Makna: “It is not hard to X”. “Easily X”. Konteks: Hampir secara eksklusif digunakan dengan kata 想像(そうぞう) (souzou - imajinasi) dan 察(さっ) する (sassuru - menebak/simpati). Souzou ni katakunai = Mudah dibayangkan. Sassuru ni katakunai = Mudah ditebak/dipahami (perasaannya). Kanji: 難(かた) くない (Tidak sulit). Contoh Kalimat 彼(かれ) がどれほど 落胆(らくたん) したかは、 想像(そうぞう) にかたくない。 Kare ga dorehodo rakutan shita ka wa, souzou ni katakunai. Betapa kecewanya dia, tidak sulit untuk dibayangkan. ...

20 November 2023 · 2 menit · 274 kata · sepTN

~にたえない : Tidak Tahan / Sangat

Pengantar Pola tata bahasa ~にたえない (~ni taenai) memiliki dua penggunaan utama yang berbeda tergantung kata yang mendahuluinya. Tidak tahan / Tidak sanggup: Untuk hal yang menyedihkan atau buruk. Sangat / Tidak habis-habisnya: Untuk luapan emosi (terima kasih, penyesalan). Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Kerja bentuk Kamus atau Kata Benda. Kata Kerja (Bentuk Kamus) + にたえない (Arti: Tidak tahan X) Miru ni taenai (Tidak tahan melihatnya), Kiku ni taenai (Tidak tahan mendengarnya). Kata Benda + にたえない (Arti: Sangat X) Kansha ni taenai (Sangat berterima kasih), Koukai ni taenai (Sangat menyesal). Penjelasan Detail Makna 1 (Negatif): Sesuatu yang kondisinya sangat buruk, menyedihkan, atau kejam sehingga membuat pembicara tidak sanggup melihat/mendengarnya. Makna 2 (Emosi): Ungkapan formal untuk menyatakan perasaan yang meluap-luap. Contoh Kalimat 事故(じこ) の 現場(げんば) は、 見(み) るにたえない 悲惨(ひさん) な 状況(じょうきょう) だった。 Jiko no genba wa, miru ni taenai hisan na joukyou datta. Lokasi kecelakaan itu dalam kondisi mengerikan yang tidak tahan untuk dilihat. ...

20 November 2023 · 2 menit · 241 kata · sepTN

~に即して / ~に則して : Berdasarkan / Sesuai Dengan

Pengantar Pola tata bahasa ~に即して (~ni sokushite) digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan dilakukan dengan mengikuti, mendasarkan diri pada, atau sesuai dengan standar, fakta, atau aturan tertentu. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Benda. Kata Benda + に即して (Kata Kerja) Kata Benda + に即した (Kata Benda) Penjelasan Detail Terdapat dua Kanji yang umum digunakan, dengan nuansa yang sedikit berbeda: ~に即して (Soku): “Menempel pada/Sesuai dengan”. Digunakan untuk fakta, situasi, pengalaman, zaman. Contoh: “Jijitsu ni sokushite” (Sesuai dengan fakta). ~に則して (Soku): “Mengikuti aturan”. Digunakan untuk hukum, peraturan, norma. Contoh: “Hou ni sokushite” (Sesuai dengan hukum). Di JLPT, sering ditulis dengan Hiragana atau Kanji yang sesuai konteks. ...

20 November 2023 · 2 menit · 243 kata · sepTN

~に足る : Layak / Pantas

Pengantar Pola tata bahasa ~に足る (~ni taru) digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu memiliki nilai atau kualitas yang cukup untuk diperlakukan demikian (layak). Sering digunakan dalam bentuk kaku atau tulisan. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Kerja bentuk Kamus atau Kata Benda. Kata Kerja (Bentuk Kamus) + に足る Kata Benda + に足る Penjelasan Detail Makna: “Worthy of X”, “Sufficient to X”. Konteks: Kata yang sering dipakai: 信頼(しんらい) (shinrai/percaya), 尊敬(そんけい) (sonkei/hormat), 満足(まんぞく) (manzoku/puas), 恐(おそ) れる (osoreru/takut). Bentuk Negatif: ~に足らない (~ni taranai) = Tidak layak / Tidak cukup berharga. Contoh: “Toru ni taranai” (Sepele/Tidak penting). Contoh Kalimat 彼は 信頼(しんらい) するに足る人物だ。 Kare wa shinrai suru ni taru jinbutsu da. Dia adalah sosok yang layak untuk dipercaya. ...

20 November 2023 · 1 menit · 212 kata · sepTN

~べからず / ~べからざる : Dilarang / Tidak Boleh

Pengantar Pola tata bahasa ~べからず (~bekarazu) adalah bentuk larangan klasik atau sangat formal yang digunakan untuk menyatakan “Dilarang keras melakukan X”. Di masa modern, pola ini sering ditemukan pada papan peringatan, slogan, atau peribahasa. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Kerja bentuk Kamus (Jisho-kei). Kata Kerja (Bentuk Kamus) + べからず (Akhir Kalimat) Kata Kerja (Bentuk Kamus) + べからざる + Kata Benda (Modifikasi Noun) Penjelasan Detail ~べからず (Bekarazu): Digunakan di akhir kalimat perintah/larangan. Artinya sama dengan “~てはいけない” atau “~するな”. Contoh: “Shiben (Buang air kecil) bekarazu” (Dilarang kencing sembarangan). ~べからざる (Bekarazaru): Digunakan sebelum kata benda untuk menjelaskan sesuatu yang “tidak boleh” atau “tidak dapat”. Contoh: “Yurusu bekarazaru koui” (Tindakan yang tak termaafkan). Contoh Kalimat 芝生(しばふ) に 入(はい) るべからず。 Shibafu ni hairu bekarazu. Dilarang masuk ke rumput. (Tanda Peringatan). ...

20 November 2023 · 1 menit · 210 kata · sepTN

~べく : Demi / Untuk

Pengantar Pola tata bahasa ~べく (~beku) adalah bentuk klasik/formal yang menyatakan tujuan atau niat yang kuat. Pola ini setara dengan ~ようとして atau ~ために, tetapi digunakan dalam konteks tulisan atau pidato resmi. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Kerja bentuk Kamus (Jisho-kei). Kata Kerja (Bentuk Kamus) + べく Pengecualian: する (Suru) → すべく (Subeku) (atau Suru beku). Penjelasan Detail Makna: “With the intention of doing X”. Batasan: Tidak diikuti oleh kalimat perintah (request/command) di bagian belakang. Subjek depan dan belakang harus sama. Konteks: Sering digunakan untuk tujuan yang besar, misi, atau tekad. Contoh Kalimat 優勝(ゆうしょう) すべく、 毎日(まいにち) 練習(れんしゅう) に 励(はげ) んでいる。 Yuushou subeku, mainichi renshuu ni hagende iru. Demi menjadi juara, (saya) berlatih keras setiap hari. ...

20 November 2023 · 2 menit · 216 kata · sepTN

~まじき : Tidak Pantas / Seharusnya Tidak

Pengantar Pola tata bahasa ~まじき (~majiki) adalah ungkapan kaku dan formal yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu perbuatan sangat tidak pantas atau terlarang secara moral/etika jika dilakukan oleh seseorang dengan profesi, status, atau posisi tertentu. Rumus Pembentukan Pola ini menggunakan Kata Kerja bentuk Kamus (Jisho-kei). Pola yang paling umum adalah “~にあるまじき”. Kata Kerja (Bentuk Kamus) + まじき + Kata Benda Frasa Set: あるまじき (Tidak pantas ada/menjadi), 許(ゆる) すまじき (Tidak termaafkan). Penjelasan Detail Nuansa: Mengandung kritik keras. “Sebagai seorang X, melakukan Y itu tidak bisa diterima”. Konteks: Sering digunakan untuk profesi (guru, dokter, polisi, politisi) yang memiliki kode etik tinggi. Struktur: Biasanya diikuti oleh Kata Benda yang menjelaskan perbuatan atau sikap tersebut (e.g., 行為(こうい) koui / action, 発言(はつげん) hatsugen / remark). Contoh Kalimat それは、 教師(きょうし) としてあるまじき 行為(こうい) だ。 Sore wa, kyoushi to shite aru majiki koui da. Itu adalah tindakan yang tidak pantas (dilakukan) sebagai seorang guru. ...

20 November 2023 · 2 menit · 241 kata · sepTN

~ゆえ / ~ゆえに : Karena / Sebab

Pengantar Pola tata bahasa ~ゆえ (~yue) adalah bentuk klasik dari “kara” atau “tame” yang digunakan untuk menyatakan alasan atau sebab. Dalam bahasa modern, pola ini digunakan dalam penulisan formal (surat, novel, esai) atau pidato. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Benda atau Bentuk Biasa. Kata Benda + (の) + ゆえ(に) Kata Kerja / Kata Sifat + ゆえ(に) ~がゆえ(に) (Partikel “ga” kadang disisipkan) Penjelasan Detail Makna: “Because of X”, “Due to X”. Variasi: ~ゆえに: Di tengah kalimat (Adverbial). ~ゆえの: Memodifikasi Kata Benda (Adjectival). Contoh: “Wakasa yue no ayamachi” (Kesalahan karena kemudaan). Konteks: Sering digunakan untuk menjelaskan alasan emosional, kekurangan, atau keadaan yang tidak terelakkan. Contoh Kalimat 貧(まず) しさゆえに、 進学(しんがく) をあきらめた。 Mazushisa yue ni, shingaku o akirameta. Karena kemiskinan, (dia) menyerah untuk melanjutkan sekolah. ...

20 November 2023 · 2 menit · 217 kata · sepTN

~をふまえて / ~をふまえ : Berdasarkan / Mempertimbangkan

Pengantar Pola tata bahasa ~をふまえて (~o fumaete) berasal dari kata kerja 踏まえる (fumaeru) yang berarti “berpijak pada” atau “melandaskan diri pada”. Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan atau keputusan diambil dengan mempertimbangkan atau mendasarkan pada hal yang disebutkan sebelumnya. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Benda. Kata Benda + をふまえて Kata Benda + をふまえ (Bentuk Masu-stem, lebih formal) Penjelasan Detail Makna: “Based on X”, “In light of X”. Konteks: Digunakan dalam diskusi, rapat, atau penulisan akademis/bisnis. Objeknya sering berupa data, hasil survei, refleksi, diskusi sebelumnya, atau kenyataan. Bandingan: Mirip dengan “~をもとにして” (based on), tapi “fumaete” menekankan aspek “mempertimbangkan poin-poin penting dari X”. Contoh Kalimat アンケート(ankeeto) の 結果(けっか) をふまえて、新商品を開発する。 Ankeeto no kekka o fumaete, shinshouhin o kaihatsu suru. (Kami) akan mengembangkan produk baru berdasarkan hasil angket. ...

20 November 2023 · 2 menit · 214 kata · sepTN

~を余儀なくされる / ~を余儀なくさせる : Terpaksa / Memaksa

Pengantar Pola tata bahasa ~を余儀なくされる (~o yoginaku sareru) digunakan untuk menyatakan bahwa subjek terpaksa melakukan sesuatu atau mengalami suatu keadaan karena tekanan situasi eksternal, bukan karena keinginannya sendiri. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Benda (biasanya berupa Kata Kerja Suru tanpa ‘suru’). Kata Benda + を余儀なくされる (Subjek terpaksa melakukan) Kata Benda + を余儀なくさせる (Sesuatu memaksa subjek melakukan) Penjelasan Detail Makna: “Forced to do X”, “Compelled to X”. Asal Kata: “Yogi” (metode lain) + “Naku” (tidak ada). Jadi “Tidak ada cara lain”. Konteks: Sering digunakan dalam berita (bencana alam, ekonomi, politik) yang menyebabkan perubahan rencana. Contoh Kalimat 大雨のため、試合は 中止(ちゅうし) を余儀なくされた。 Ooame no tame, shiai wa chuushi o yoginaku sareta. Karena hujan lebat, pertandingan terpaksa dihentikan. ...

20 November 2023 · 1 menit · 205 kata · sepTN

~を禁じ得ない : Tidak Bisa Menahan

Pengantar Pola tata bahasa ~を禁じ得ない (~o kinji enai) digunakan untuk menyatakan bahwa suatu perasaan atau emosi muncul secara alami dan tidak bisa ditahan atau disembunyikan oleh pembicara. Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Benda (Emosi). Kata Benda (Emosi) + を禁じ得ない Penjelasan Detail Makna: “Cannot suppress X”, “Cannot help feeling X”. Asal Kata: “Kinji” (Melarang) + “Enai” (Tidak bisa). Jadi “Tidak bisa melarang (diri sendiri untuk merasakan)”. Konteks: Kata yang sering dipakai: 涙(なみだ) (air mata), 怒り(いかり) (kemarahan), 同情(どうじょう) (simpati), 驚き(おどろき) (terkejut), 笑い(わらい) (tawa). Contoh Kalimat その 話(はなし) を 聞(き) いて、 涙(なみだ) を 禁(きん) じ 得(え) なかった。 Sono hanashi o kiite, namida o kinji enakatta. Mendengar cerita itu, (saya) tidak bisa menahan air mata. ...

20 November 2023 · 2 menit · 238 kata · sepTN

~極まる / ~極まりない : Sangat / Teramat

Pengantar Pola tata bahasa ~極まる (kiwamaru) digunakan untuk menyatakan bahwa suatu keadaan telah mencapai titik ekstrem atau puncaknya. Sering digunakan dengan Kata Sifat-na yang bernuansa kaku atau negatif. Bentuk negatifnya ~極まりない (kiwamarinai) memiliki arti yang sama (“tidak ada habisnya” = sangat). Rumus Pembentukan Pola ini digabungkan dengan Kata Sifat-na (biasanya berupa Kanji ganda / Kango). Kata Sifat-na (tanpa na) + 極まる Kata Sifat-na (tanpa na) + 極まりない Catatan: “Kiwamaru” biasanya digunakan untuk nuansa positif/negatif, “Kiwamarinai” hampir selalu negatif. Penjelasan Detail Makna: “Sangat X”, “X yang luar biasa”. Konteks: Kata-kata yang sering dipakai: 失礼(しつれい) (shitsurei/tidak sopan), 危険(きけん) (kiken/berbahaya), 痛快(つうかい) (tsuukai/menyenangkan sekali), 遺憾(いかん) (ikan/disayangkan). Contoh Kalimat 彼の態度は、 失礼(しつれい) 極まる。 Kare no taido wa, shitsurei kiwamaru. Sikap dia sangat tidak sopan. ...

20 November 2023 · 1 menit · 202 kata · sepTN

ただ~のみ : Hanya / Semata-mata

Pengantar ただ~のみ (tada ~ nomi) adalah pola tata bahasa yang merupakan bentuk penekanan dari “hanya” atau “cuma”. Pola ini memberikan kesan tegas, kaku, dan sering digunakan dalam pidato, tulisan formal, atau ungkapan tekad yang kuat. Rumus Pembentukan Pola ini mengapit Kata Benda atau Kata Kerja. Kata “tada” bisa dihilangkan (menjadi ~のみ), tetapi “tada ~ nomi” lebih menekankan eksklusivitas. ただ + Kata Benda / Kata Kerja + のみ ただ + Kata Benda / Kata Kerja + のみならず (Tidak hanya …, tapi juga …) Penjelasan Detail Makna Eksklusif: Menyatakan bahwa tidak ada pilihan atau hal lain selain yang disebutkan. “Hanya melakukan X”. Formalitas: Jauh lebih formal daripada “dake” atau “shika nai”. Konteks: Sering muncul dalam peribahasa, pernyataan filosofis, atau pidato yang serius. Contoh Kalimat 今(いま) はただ 祈(いの) るのみだ。 Ima wa tada inoru nomi da. Sekarang hanya bisa berdoa saja. ...

20 November 2023 · 3 menit · 460 kata · sepTN

ず (Zu) : Tanpa / Tidak

Pengantar ず (Zu) adalah bentuk negatif klasik yang setara dengan ないで (naide) atau なくて (nakute). Digunakan dalam tulisan atau situasi formal untuk menyatakan “tanpa melakukan X” atau “tidak melakukan X”. Rumus Pembentukan Kata Kerja (Bentuk Nai -nai) + ず Pengecualian: Suru -> Sezu Penjelasan Detail Biasanya diikuti oleh ni menjadi ずに (zuni) yang artinya “tanpa”. Contoh: Tabezu ni (Tanpa makan). Contoh Kalimat 朝(あさ) ごはんを 食(た) べずに 学校(がっこう) へ 行(い) った。 (Asagohan o tabezu ni gakkou e itta.) Saya pergi ke sekolah tanpa makan pagi. ...

27 Oktober 2023 · 2 menit · 325 kata · sepTN

において (Ni oite) : Di / Dalam

Pengantar において (Ni oite) adalah bentuk formal dari で (de) atau に (ni) yang menunjukkan tempat, waktu, atau bidang. Rumus Pembentukan Kata Benda + において Kata Benda + における + Kata Benda Penjelasan Detail Sering dipakai dalam pidato, berita, atau tulisan akademis. Contoh Kalimat 京都(きょうと) において 会議(かいぎ) が 開(ひら) かれた。 (Kyoto ni oite kaigi ga hirakareta.) Rapat diadakan di Kyoto. 現代(げんだい) 社会(しゃかい) における 問題(もんだい) 。 (Gendai shakai ni okeru mondai.) Masalah dalam masyarakat modern. ...

27 Oktober 2023 · 2 menit · 294 kata · sepTN