まだ~ていません (Mada Teimasen): Cara Mengatakan Belum dalam Bahasa Jepang (JLPT N5)

Pengantar Pola まだ~ていません dipakai untuk menyatakan bahwa suatu tindakan belum dilakukan sampai saat ini. Dalam bahasa Indonesia, maknanya paling dekat dengan “belum …”. Pola ini sangat sering muncul di percakapan sehari-hari, terutama saat memberi update progres: belum makan, belum selesai, belum datang, dan seterusnya. ...

25 Februari 2026 · 4 menit · 825 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

も (Mo): Partikel ‘Juga/Pun’ dalam Bahasa Jepang (JLPT N5)

Pengantar Partikel も adalah partikel penting di JLPT N5 yang biasanya berarti “juga” atau “pun”. Fungsi utamanya adalah menambahkan unsur baru yang setara dengan informasi sebelumnya. Secara praktis, も dipakai saat kita ingin mengatakan bahwa hal yang sama berlaku untuk orang, benda, waktu, atau tempat lain. 私(わたし) も 学...

25 Februari 2026 · 5 menit · 866 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

Kata Sifat-I (i-Adjective): Konjugasi, Pengecualian ii→yoi, dan Penggunaan (JLPT N5)

Pengantar Kata Sifat-I (i-keiyoushi / 形容詞(けいようし) ) adalah kelompok kata sifat dasar dalam bahasa Jepang yang secara umum berakhir dengan bunyi -i. Pola ini sangat penting untuk JLPT N5 karena dipakai di percakapan harian, deskripsi benda, cuaca, dan opini sederhana. Keunikan utama kata sifat-I adalah sifatnya yang “man...

25 Februari 2026 · 5 menit · 967 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)

Kata Sifat-NA (Na-Adjective): Pola な, Konjugasi, dan Perbedaannya (JLPT N5)

Pengantar Kata Sifat-NA (na-keiyoushi / 形容動詞(けいようどうし) ) adalah kelompok adjektiva yang perilakunya mirip kata benda. Karena itulah, banyak pembelajar merasa pola ini “berbeda” dibanding kata sifat-I. Ciri paling terkenal adalah kemunculan な saat kata ini dipakai untuk menerangkan kata benda. Dalam konteks predikat, な t...

25 Februari 2026 · 4 menit · 782 kata · Septian Ganendra S. K. (sepTN)